Manokwari, TP – Dua pekan setelah dilantik, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Papua Barat , Djoni Saiba,SH., M.Ap, mengaku telah mempelajari dan memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat.
Berangakat dari tupokisi yang ada, lanjut Saiba, pihaknya akan fokus membuat program pegembangan potensi pemuda, khususnya di bidang Olahraga. Kemudian, memperjuangkan peningkatan infrastruktur yang belum memadai hingga managemen Olahraga di Papua Barat.
“Untuk mewujudkan itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian Olahraga, pihak swasta dan stake holder lainnya juga perlu ditingkatkan. Langkah ini sangat penting ditengah keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah daerah saat ini,” ucap Saiba di Arfai, Jumat (28/11).
Saiba mengaku, dalam rangka memastikan program kepemudaan dan pengembangan potensi olah raga di Papua Barat, pihaknya akan bersinergi dengan desain pengembangan olah raga dari Kementerian Olahraga.
“Kalau ada desain pengembangan olah raga secara nasional. Nanti, Papua Barat tahun anggaran 2026 juga membuat desain pengembangan potensi Olahraga yang disinkronkan dengan program kementerian olah raga, sehinggat kita sejalan dengan melibatkan semua stake holder di Papua Barat,” terang Saiba.
Disinggung pemanfaat Sport Center yang terletak di Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, Saiba menambahkan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Gubernur Papua Barat guna menindaklanjuti pembangunan dan pemenuhan sarana prasana Sport Center tersebut.
” Kita akan berkoordinasi dengan PURP Papua Barat, bagaimana tindaklanjut pembangunan sport center Papua Barat itu. Kalau di Papua sudah ada stadion Lukas Enembe, harapan kita di Papua Barat juga ada stadion Dominggus Mandacan sebagai legesi dan penghargaan kepada Dominggus Mandacan yang sudah dua periode memimpin Papua Barat sekaligus Kepala Suku Besar Arfak,” tandas Saiba. [K&K-R2]




















