Ransiki, TP – Konfrensi Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dan Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) yang mengusung tema ‘Solid bergerak dalam satu rampak barisan’ di Aulia Masjid An-Nur Ransiki, resmi ditutup, Jumat (28/11) malam.
Sebelum acara penutupan, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat, Markus Waran, melaksanakan prosesi pelantikan terhadap Bernard Mandacan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mansel bersama jajaran pengurus dan juga melantik Nakeus Muid sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pegaf bersama jajaran untuk memimpin 5 tahun kedepan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat, Markus Waran, mengawali sambutannya mengumandangkan ‘Salam Pancasila’ mengingat nilai-nilai Pancasila kini mulai terkikis, tetapi melalui berbagai momen ‘Salam Pansila’ dikumandangkan untuk mengingatkan anak bangsa agar tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
Sehubungan dengan kepercayaan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnaputri, melalui mandat yang diberikan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mansel dan Pegaf hari ini, supaya dapat di jalankan dengan baik.
Markus Waran membeberkan, secara khusus untuk DPC Kabupaten Manokwari sudah di usulkan ke DPP PDI Perjuangan, namun kader yang di usulkan bermasalah, tidak menaati AD/ART partai, sebaliknya mengusulkan calon Ketua DPC tidak melalui mekanisme sehingga mendapat ganjalan.
“Itu akan kita tindak tegas, mereka yang memanfaatkan mesin partai hanya untuk kedudukan dan jabatan, silahkan keluarga, itu perintah Ibu Mega, AD/ART mengatur sesuai mekanisme,” ucapnya.
Dia pun berpesan secara khusus kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pegaf, Nakeus Muid, untuk rangkul semua Suku Arfak, agar ada dalam barisan partai ini dan terus melaksanakan konsolidasi struktur.
Tak lupa, dirinya meminta, supaya secepatnya Ketua DPC bergerak ke Distrik untuk membentuk PAC dan Anak Ranting dari PDI Perjuangan guna memperkuat barisan, serta terus melakukan konsolidasi.
“Tetap solid bergerak maju untuk kemenangan PDI Perjuangan kedepan. Sudah saatnya Anak Arfak melanjutkan tongkat estafet dari bapak Dominggus Mandacan, untuk Papua Barat 2030,” tutup Markus Waran. [BOM-R2]




















