Manokwari, TP – Polda Papua Barat memastikan Posko Komando Taktis (Poskotis) yang didirikan di lokasi tambang emas Wasirawi, Distrik Masni, masih aktif sampai saat ini.
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius B. A. Prabowo menegaskan, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny E. Isir tetap konsisten terhadap penegakan hukum ataupun larang terhadap aktivitas ilegal manning dalam skala besar yang menggunakan alat berat (excavator).
Menurut Kabid Humas, pemantauan dilakukan karena diperkirakan aktivitas tambang emas ilegal masih bermain ‘kucing-kucingan’. Ketika melihat petugas tidak ada, para penambang pun mulai melakukan aktivita dengan mencari tempat baru.
Namun, sambung Kabid Humas, gerakan – gerakan tersebut tidak terlepas dari pemantauan jajaran Polda Papua Barat.
“Karena dampak terhadap kerusakan lingkungan sangat besar dan bapak Kapolda sangat tegas. Pos pemantau terhadap aktivitas tambang emas ilegal di Wasirawi sampai saat ini masih beroperasi,” kata Ignatius kepada wartawan di salah satu resto di Manokwari, Jumat (28/11/2025).
Kabid Humas juga mengungkap, Kapolda terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dalam mendorong percepatan penertiban izin.
“Namun itu kembali lagi pada kebijakan atau aturan yang berlaku baik di daerah maupun pusat,” ungkapnya.
Kabid Humas menambahkan, selain tetap tegas memantau aktivitas tambang, Polda Papua Barat juga masih terus memburu bos tambang yang sudah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Kita akan tetap terus mencari. Kapolda tegas dan komitmen akan terus memburu para DPO tersebut,” jelasnya.
Kabid Humas merasa, dalam melakukan pemantauan ada atau tidaknya aktivitas di lokasi tambang emas Wasirawi, Polda Papua Barat membutuhkan peran serta masyarakat dan tokoh masyarakat yang berada di kampung – kampung.
“Apabila mengetahui ada aktivitas penambangan bisa melaporkan. Kami mengharapkan partisipasi masyarakat,” pungkasnya. [SDR-R2]




















