Manokwari, TP – Punguan Naposo Bulung (PNB) Batak Manokwari, Papua Barat, merayakan Ibadah Natal 2025 di GKI Adonia Wosi, Sabtu (5/12) malam. Tema perayaan Natal PNB Manokwari mengusung tema “Allah hadir untuk menyelematkan keluarga” ( Matius 1:21-24).
Dengan sub tema ‘Melalui perayaan Natal ini, hendaklah Naposo Bulung (pemuda/pemudi) Batak Manokwari menjadi damai untuk memulihkan keluarga melalui kehadiran Yesus Kristus’.
Rangkaian ibadah PNB Batak Manokwari yang berlangsung khidmat dan penuh suka cita itu turut diisi lagu puji-pujian yang dibawakan oleh Paduan Suara GKI Adonia, Paduan Suara PNB Manokwari, Paduan Suara Ikatan Mahasiswa Batak (IMB) Manokwari, dan Liturgi dari perwakilan anak usia dini hingga perwakilan orang tua, serta drama musikal PNB Batak Manokwari.
Drama Musikal itu mengisahkan seorang manusia yang awalnya mencintai Tuhan, namun karena godaan duniawi orang tersebut jatuh ke dalam dosa, kemudian dalam perjalanan hidupnya orang tersebut kembali taat dan memuji Tuhan.

Dalam Khotbahnya, Pdt. Lenny,M.M.Key, M.S.Th, menekankan memasuki perayaan Natal Tahun ini semua umat manusia diajak merenungkan kembali berita terbesar yang pernah diterima manusia yaitu, berita tentang kelahiran Sang Juru Selamat, seorang anak Laki-laki yang dinamakan Yesus.
Lenny menegaskan, Natal bukan sekedar cerita kandang dan palungan ,bukan juga hanya tentang lagu -lagu pujian yang dipersembahkan, atau pun tentang kemeriahan.
Tetapi perlu diketahui, Natal adalah berita kehadiran Allah di tengah -tengah kehidupan umat manusia. Baik saat ada pergumulan keluarga, dalam ketakutan akan masa depan, kekhwatiran pribadi lepas pribadi, dan lain -lain sebagianya.
“Mungkin dalam perayaan natal PNB ini kita datang dengan berbagai pergumulan hidup kita masing -masing. Tetapi melalui firman ini, Tuhan berpesan, Allah hadir di tengah -tengah kekacauan kehidupan seperti apa yang dialami Yusuf saat menerima berita kelahiran Yesus ,” terang Lenny.
Pdt Lenny, menekankan Yesus hadir bukan sekedar menghibur umatNya, tetapi Yesus datang membawa keselamatan. Yesus datang membawa pemulihan secara total bagi kehidupan manusia. Natal bukan nyata panggung perayaan tetapi harus nyata di dalam tindakan dalam kehidupan sehari -hari.
” Merayakan Natal berarti mentaati panggilan Tuhan seperti Yusuf, kita harus bisa saling memgampuni, mengasihi dan menjadi terang damai bagi semua umat manusia, secara khusus PNB Manokwari dapat membawa damai terang di lingkungan kita, serta dalam mengambil keputusan hidup kita berdasarkan firman Tuhan,” pesan Lenny.
Ketua IKKB Manokwari, Albert Simatupang dan Pembina PNB Batak Manokwari, Ronal Panjaitan senada mengingatkan seluruh anggota PNB Manokwari untuk selalu menjaga solidaritas dan kekompakan.
Simatupang berharap, tema dan sub tema Natal yang diangkat pemuda/pemudi Batak Manokwari dalam perayaan tahun ini tidak hanya slogan, tetapi harus dapat dimpementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Keluarga itu bukanya hanya di rumah, ada orang tua dan saudara kandung. Di lingkungan dalam bermasyarakat, lingkungan kerja dan berogranisasi juga keluarga, saya minta anak- anak kami (Naposo Bulung,red) harus bisa membawa damai dan terang,” pesan Simatupang, [K&K-R2]




















