Sorong, TP – Komitmen Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika berbasis teknologi terus dilanjutkan melalui program hibah pengabdian kepada masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) tahun 2025 dengan mengusung judul ‘Pendampingan Lanjutan: Optimalisasi Penggunaan Sensor Smartphone dalam Pembelajaran Fisika Berbasis Proyek untuk Guru dan Siswa SMA di Kabupaten Sorong’.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pembelajaran fisika berbasis proyek dengan memanfaatkan sensor smartphone, sekaligus menyamakan persepsi terkait tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan.
Program ini diawali dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada 6 November 2025 di SMAN 5 Kabupaten Sorong, melibatkan guru dan siswa di sekolah tersebut.
Hasil dari sosialisasi tersebut adalah kesepakatan penjadwalan pelatihan inti yang digelar pada 13 November 2025 di SMAN 5 Kabupaten Sorong.
Proses pelatihan ini melibatkan 20 guru fisika SMA, 2 dosen UNIMUDA Sorong, serta 5 mahasiswa yang turut berperan sebagai pendamping teknis.

Kegiatan pelatihan dibagi ke dalam dua sesi utama.Sesi pertama berupa pemaparan materi mengenai optimalisasi penggunaan berbagai sensor pada smartphone dalam pembelajaran fisika, khususnya untuk mendukung pendekatan pembelajaran berbasis proyek.
Sementara, pada sesi kedua dilanjutkan dengan praktik langsung melalui pelaksanaan eksperimen fisika menggunakan aplikasi sensor smartphone, sehingga peserta dapat memahami penerapannya secara konkret di kelas.
Ketua tim pengabdian, Endra Putra Raharja, M.Pd., menjelaskan bahwa program lanjutan ini dirancang untuk memperkuat hasil pendampingan yang juga telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
“Program ini dimulai sejak tahun 2024. Selanjutnya di tahun 2025 ini, fokus kami tidak hanya pada penggunaan sensor smartphone, tetapi juga bagaimana teknologi ini diintegrasikan ke dalam pembelajaran berbasis proyek agar siswa lebih aktif, kreatif, dan terampil dalam memecahkan masalah,” ungkap Endra.
Setelah kegiatan pelatihan, program pengabdian dilanjutkan dengan melakukan kunjungan pendampingan berbagai sekolah SMA di Kabupaten Sorong.
“Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan langsung kepada guru dan siswa dalam mengimplementasikan eksperimen fisika berbasis sensor smartphone di kelas. Sekaligus membantu mengatasi kendala teknis maupun pedagogis yang dihadapi selama proses pembelajaran,” terangnya.
Lewat program pendampingan lanjutan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru fisika dalam memanfaatkan teknologi digital secara optimal, serta mendorong terciptanya pembelajaran fisika yang lebih kontekstual dan inovatif.
Melalui kegiatan ini, UNIMUDA Sorong terus berupaya berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Sorong dan daerah 3T.[*CR24-R3]





















