Manokwari, TP — Perpustakaan Ngunduh Ilmu, Distrik Masni, keluar sebagai juara 1 lomba Perpustakaan Desa/Kampung tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Manokwari.
Selanjutnya, ada Perpustakaan Mercusuar Askara Papua, Distrik Manokwari Barat dan Karang Taruna Aimasi, Distrik Aimasi, yang masing-masing ditetapkan sebagai juara 2 dan 3.
Selain juara 1, 2 dan 3, Dinas Arpus Kabupaten Manokwari juga menetapkan perpustakaan Honay Pustaka, Distrik Sidey, Mucka Fakor, Distrik Sidey dan Mandopi Rimom, masing-masing sebagai juara harapan 1, 2, dan 3.
Para juara maupun juara harapan mendapat piala, piagam, maupun uang pembinaan antara Rp.5 juta dan Rp.1,5 juta.
Pengumuman dan penyerahan hadiah lomba dilaksanakan Dinas Arpus Kabupaten Manokwari, di Aula Perpustakaan, Jl. Karya Abri, oleh Kepala Dinas Arpus, Wiwik Hariawan dan para dewan juri, Sabtu (20/12/2025).
Wiwik menerangkan, lomba Perpustakaan Desa adalah suatu kegiatan kompetisi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas perpustakaan kampung atau kelurahan di Indonesia, lebih khusus di Manokwari.
Lomba ini juga bagian dari meningkatkan minat baca dan pengelolaan perpustakaan di tingkat kampung dan kelurahan, mendorong peningkatan kualitas perpustakaan dalam menyediakan akses informasi, memperkaya koleksi bahan bacaan, serta mengembangkan inovasi layanan perpustakaan yang lebih menarik dan edukatif.
Selain itu, meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan perpustakaan kampung /kelurahan, mendorong pengembangan budaya baca dan literasi di masyarakat Kampung, dan Mlmenjadikan perpustakaan sebagai pusat informasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini diikuti oleh 12 perpustakaan kampung dan kelurahan di Kabupaten Manokwari yang telah berkomitmen untuk mengembangkan layanan literasi bagi masyarakat, terangnya.
Wiwik menerangkan, para peserta dinilai berdasarkan beberapa aspek, yaitu aspek penilaian kelembagaan meliputi; struktur pengelolaan, dukungan pemerintah desa, dan legalitas yakni Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).
Aspek gedung meliputi; kondisi fisik, kelengkapan perabot dan peralatan. Aspek koleksi meliputi; Kelengkapan dan kualitas bahan pustaka, aspek tenaga pengelola meliputi; kualifikasi dan pengabdian pengelola serta aspek layanan dan inovasi yang mencakup kreativitas program, kegiatan literasi, dan partisipasi masyarakat (misalnya, melalui video profil atau program inovatif lainnya).
Ia menambahkan, perlombaan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan inovasi antar pengelola perpustakaan, sehingga dapat menciptakan ide-ide baru dalam meningkatkan layanan literasi di tingkat kampung dan kelurahan.
Pemenang lomba nantinya akan mendapatkan penghargaan dan pembinaan lebih lanjut agar mampu menjadi percontohan bagi perpustakaan lainnya di Kabupaten Manokwari.
Diharapkan, dengan terselenggaranya lomba ini, minat baca masyarakat semakin meningkat serta perpustakaan kampung dan kelurahan dapat terus berkembang menjadi pusat informasi dan pembelajaran yang lebih baik.
“Kami berharap perpustakaan kampung dan kelurahan di Kabupaten Manokwari semakin berkembang dan mampu menjadi pusat belajar yang aktif serta bermanfaat bagi masyarakat,” tukasnya. [SDR-R2]




















