Manokwari, TP – Hari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447H diperingati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari bersama TNI, Polri dan masyarakat di di Masjid Ridwanul Bahri, Fasharkan TNI AL Manokwari, Sabtu (17/1/2025).
Peringatan Isra Mi’raj yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dengan sorotan tema ‘Ketaatan Ritual dan Solidaritas Universal di Tengah Ujian Bencana” berlangsung dengan khidmat’.
Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono turut hadir menilai tema sangat relevan dengan kondisi saat ini yang mana masyarakat dibeberapa daerah di Indonesia sedang dihadapkan pada berbagai ujian dan bencana yang membutuhkan kekuatan iman serta kepedulian sosial.
Dikatakan Mugiyono, sebagai umat Islam, meksipun di tengah ujian jangan sampai melupakan peristiwa besar dan penting yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW.
“Isra Mi’raj merupakan peristiwa besar dan penting dalam sejarah Islam, khususnya terkait dengan perintah sholat. Isra Mi’raj menunjukkan betapa pentingnya sholat dalam Islam yang merupakan tiang agama,” kata Mugiyono.
Pada momentum ini, Mugiyono mengajak masyarakat menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat solidaritas sebagai umat manusia.
Selain menekankan ketaatan ritual, Mugiyono juga mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan solidaritas universal sebagai bagian dari nilai keimanan.
Ia menekankan, solidaritas universal merupakan rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama manusia tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan golongan. Ini sangat penting untuk terus kita jaga di Manokwari.
“Mari kita jadikan Manokwari sebagai daerah yang religius, harmonis, dan sejahtera. Kita jaga Manokwari sebagai rumah kita bersama, tempat kita hidup berdampingan secara damai dan rukun,” imbuhnya seraya menegaskan komitmen Pemkab Manokwari kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan yang diawakiki Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Alwan Rimosan berharap peringatan
Isra Mi’raj bukan hanya sekadar momentum sejarah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi umat Islam.
Ia mengatakan, Isra Mi’raj merupakan peristiwa bersejarah dalam kehidupan Rasulullah SAW yang menginspirasi umat Islam untuk hidup taat dan dekat dengan Allah.
Di samping itu, peristiwa itu juga mengajarkan pentingnya kekuatan iman di tengah cobaan, serta solidaritas dan persatuan untuk kemajuan Papua Barat.
“Saya berharap peringatan Isra Mi’raj dapat mendorong peningkatan kualitas ibadah, mempererat silaturahmi, serta menjaga kedamaian dan kerukunan di bumi kasuari ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam Kantor Kemenag Manokwari, Saleh Mandar, memastikan Kemenag senantiasa mendorong pelaksanaan kegiatan keagamaan, termasuk peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Ia menekankan, peringatan Isra Mi’raj sangat penting dalam sejarah Islam, termasuk bagaimana perintah agama dan pengajaran disiplin dan ketaatan yang dapat meningkatkan kualitas iman dan takwa seorang muslim.
Pada kesempatan ini, panitia peringatan Isra Mi’raj sekaligus menjalankan sumbangan sukarela yang hasilnya akan disalurkan kepada korban bencana di Sumatera. [SDR-R2]





















