Manokwari, TP – Meksipun kebijakan efisiensi anggaran nasional yang diterapkan Pemerintah Pusat berdampak pada kapasitas fiskal daerah, termasuk di Kabupaten Manokwari, namun Bupati Manokwari Hermus Indou memastikan program strategis seperti pendidikan gratis dan pelayanan kesehatan tetap berjalan sesuai amanat undang-undang.
Bupati Manokwari menegaskan, program tersebut tidak terpengaruh oleh kebijakan efisiensi anggaran dan tetap berjalan. Bahkan pada 2025 lalu, sebagian program pendidikan gratis telah diimplementasikan.
“Pada tahun ini, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program-program tersebut,” kata Hermus kepada wartawan di kantornya, Kamis (15/1/2026).
Diakuinya, pelaksanaan program pendidikan gratis secara penuh mengalami keterlambatan tahun lalu karena disebabkan penyelesaian payung hukum berupa peraturan daerah yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Akan tetapi, kata Hermus, saat ini payung hukum tersebut telah siap, sehingga pada tahun ini program pendidikan gratis akan dilaksanakan secara penuh di seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Manokwari.
“Program-program tersebut bersifat mandatory spending, sehingga meskipun terjadi pemangkasan anggaran, tetapi selama anggarannya tersedia, maka pemerintah daerah tetap melaksanakannya sesuai dengan amanat undang-undang,” tukasnya.
Bupati Manokwari menambahkan, selain payung hukum, pada anggaran 2025, APBD Kabupaten Manokwari mengalami beberapa kali pergeseran dalam masa pelaksanaan, sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan pada sejumlah kegiatan.
Kendati demikian, Hermus tetap bersyukur karena sebagian besar program strategis dapat terlaksana.
“Pemerintah Kabupaten Manokwari telah melaksanakan program-program strategis tersebut pada tahun sebelumnya dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelaksanaannya pada tahun ini,” tukasnya. [SDR-R2]





















