Manokwari, TP – Sebuah upaya bunuh diri dengan cara membakar diri dilakukan oleh sepasang suami istri di dalam kamar rumahnya di Kampung Wasai, Lorong 2, depan Lapas Anak Manokwari, pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 18.15 WIT.
Kapolsubsektor Distrik Manokwari Selatan, Iptu Muhammad Anas Yusuf, saat dikonfirmasi Tabura Pos Minggu (18/01/2026) membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi percobaan bunuh diri dengan membakar diri yang dilakukan oleh suami istri. Dugaan sementara motifnya karena cemburu,” ungkap Anas.
Anas menjelaskan kedua korban diidentifikasi berinisial Y (44 tahun) dan suaminya, A alias I (52 tahun). Menurutnya, bara cemburu telah menyala sejak Jumat (16/01/2026).
Dari keterangan, korban Y disebut cemburu karena suaminya A, kerap mengomentari postingan perempuan lain yang berteman di akun Facebook milik A.
Kemudian karena merasa kesal, Y lalu membuat status di Facebook-nya yang menyinggung sang suami.
Status itu kemudian memicu pertikaian. Pada Sabtu (17/01/2026), A melihat status yang dibuat istrinya. Merasa tidak terima, keduanya terlibat cekcok mulut. Usai pertengkaran, A mengurung diri di dalam kamar.
Lalu keesokan harinya, Minggu (18/01/2025) sekitar pukul 18.15 WIT, Y masuk ke dalam kamar dengan membawa minyak tanah. Tidak lama kemudian, terdengar teriakan kesakitan dan jeritan minta tolong dari dalam kamar.
“Saksi berinisial DN mendengar suara teriakan kayak orang kesakitan dan menyusul suara minta tolong dari A,” jelas Iptu Anas.
Selanjutnya saksi DN berusaha membuka pintu kamar yang terkunci sambil berteriak minta bantuan. Teriakan itu didengar oleh saudara P.
DN dan warga yang berdatangan kemudian berusaha mendobrak pintu. Melihat api dan asap tebal dari dalam, mereka menyiram air melalui jendela kamar.
Pintu akhirnya berhasil dibuka. Korban A berhasil keluar dengan kondisi tubuh terbakar dan langsung menyiram dirinya dengan air di kamar mandi. Sementara istrinya, Y, ditemukan tergeletak di dalam kamar dengan luka bakar parah.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsubsektor Distrik Manokwari Selatan. Dari laporan tersebut Tim Polsubsktor m yang dipimpin Iptu Anas bersama anggota, Brigpol Yoel dan Bripda Aris langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi kedua korban ke RS Bhayangkara Manokwari untuk mendapat pertolongan medis.
“Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah standar, termasuk koordinasi dengan rumah sakit, keluarga korban. Kejadian ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Terkait kondisi kedua korban hingga berita ini diturunkan masih belum dapat dipastikan.[AND-R3]





















