Manokwari, TP – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Dinas Perhubungan untuk menghadirkan Garuda Indonesia, untuk kembali melayani rute penerbangan Manokwari-Jakarta tanpa transit hingga sekarang belum mendapatkan titik terang.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus L. Sabarofek mengatakan, pihaknya telah berupaya beberapa kali sudah menemui pihak manajemen PT Garuda Indonesia agar membuka rute langsung ke Manokwari.
Dikatakan Sabarofek, sebanyak 3 kali pihaknya melakukan pertemuan bersama manajemen PT Garuda Indonesia. Dirinya sendiri sebanyak 2 kali dan 1 kali pertemuan bersama Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.
“Dari 2 kali saya bertemu pihak manajemen PT Garuda Indonesia dan 1 kali bersama Gubernur Papua Barat. Tetapi, jawaban mereka masih sama yakni, menunggu pihak garuda melakukan study kelayakan dulu,” ungkap Sabarofek kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (26/1/2026).
Menurutnya, kalau sudah 3 kali pertemuan dan jawaban manajemen PT Garuda Indonesia masih sama, maka Garuda belum ingin beroperasi ke Manokwari
Meskipun, sambung dia, dalam pertemuan bersama pihak garuda sudah disampaikan sejumlah alasan termasuk pengalian tenaga kerja BP Tangguh dari Bandara DEO Sorong ke Bandara Rendani Manokwari.
Oleh karena itu, lanjut Sabarofek, sambil menunggu kepastian dari Garuda Indonesia, pihaknya akan melakukan lobi ke maskapai lainnya.
“Kami gubernur tidak sibuk kami akan pergi ke Jakarta untuk melakukan lobi untuk armada lainnya untuk masuk ke Manokwari. Kalau 1 armada saja kita tahu hukum pasar, apabila barang sedikit maka harga akan naik, sebalik apabila barang banyak maka aka nada pemilihan,” tandas Sabarofek. [FSM-R2]





















