• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Januari 30, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home PAPUA BARAT

Isu Mutasi ASN Asal Kabupaten Jadi Perbincangan Hangat Jelang Pelantikan Eselon III dan IV  Pemprov Papua Barat

AdminTabura by AdminTabura
29/01/2026
in PAPUA BARAT
0
Isu Mutasi ASN Asal Kabupaten Jadi Perbincangan Hangat Jelang Pelantikan Eselon III dan IV  Pemprov Papua Barat

Jenis seragam resmi Aparatur Sipil Negara. Foto: TP/IST

0
SHARES
265
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Jelang rencana pelantikan eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Papua Barat. Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus aktif sebagai  ASN di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se Papua Barat berkeinginan pindah tugas ke Pempov Papua Barat.

Bahkan sejumlah nama dan wajah ASN dari Kabupaten sudah terlihat hilir mudik di lingkungan perkantoran Gubernur Papua Barat.  Melihat kedatangan wajah baru itu juga memicu sesama ASN di lingkungan Pemprov Papua Barat, saling bertanya.
  
Permintaan mutasi ASN dari Kabupaten ke Pemprov Papua Barat menjadi perbincangan hangat sejak seleksi terbuka  pengisian jabatan eselon II di lingkup Pemprov Papua Barat. Isu ini kembali menjadi perbicangan serius di kalangan ASN Papua Barat.  

Sejumlah ASN yang namanya enggan dipublikasikan berpendapat, terbukanya ‘pintu’ mutasi ASN dari Kabupaten ke Provinsi setelah masa transisi pimpinan sangat mempengaruhi kaderisasi bagi ASN yang selama ini mengabdi di Provinsi Papua Barat.

“Yang kami sayangkan, ada rumor yang berkembang ASN itu masuk ke provinsi karena dibawa oleh pimpinan OPD tertentu. Bahkan di salah satu OPD sudah ada ASN yang sudah datang berkantor,” ungkap salah satu ASN.

Dihimpun dari sejumlah nara sumber, ada sekitar 45 ASN asal Kabupaten yang mengajukan permohonan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat. Namun sumber lain menyebutkan, permohonan itu masih berstatus di tolak pada BKN Papua Barat.

Sesuai mekanisme  mutasi ASN dari Kabupaten ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melibatkan persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) daerah asal (Bupati), persetujuan teknis BKN/Kanreg XIV BKN, hingga SK dari Mendagri.

Berdasarkan aturan terbaru, mutasi membutuhkan rekomendasi tertulis Bupati yang memastikan pegawai berintegritas, terutama di Kabupaten Manokwari yang memperketat aturan mutasi.

Adapun langkah -langkah persyaratan mutasi adalah, pengajuan permohonan ASN  ke BKPSDM/BKD Kabupaten asal. Persetujuan atau rekomendasi Bupati  yang menegaskan tidak sedang dalam hukuman disiplin atau ikatan dinas.

Kemudian mendapatkan surat kesediaan menerima dari Pemprov Papua Barat atau instansi tujuan yang disetujui Kepala BKD Provinsi, dan mengajukan berkas  verifikasi ke Kantor Regional XIV BKN Manokwari untuk mendapatkan pertimbangan teknis hingga terbit SK mutasi Mendagri  yang menetapkan untuk perpindahan antar provinsi/kabupaten ASN tersebut.

Dalam proses ini ASN juga harus melengkapi, dokumen pendukung seperti,  SK pangkat terakhir, SK jabatan, Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 2 tahun terakhir, dan daftar riwayat hidup, serta surat pernyataan tidak dalam hukuman disiplin.

Sesuai PermenPAN-RB No. 6 Tahun 2024, terdapat wacana kewajiban pengabdian minimal 10 tahun sebelum mutasi. Mutasi wajib memperhatikan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Pemprov Papua Barat. [K&K-R2]

Previous Post

Saat Warga Membutuhkan, Polri Hadir Tanpa Absen

Next Post

Wakapolda Papua Barat Pimpin Sosialisasi Penyusunan Manajemen Risiko di Lingkungan Polri

Next Post
Wakapolda Papua Barat Pimpin Sosialisasi Penyusunan Manajemen Risiko di Lingkungan Polri

Wakapolda Papua Barat Pimpin Sosialisasi Penyusunan Manajemen Risiko di Lingkungan Polri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL ASTON

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!