SORONG, TP – Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Unimuda Sorong telah rampung pembangunannya pada 30 Desember 2025. Hal tersebut diutarakan Rektor Unimuda Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si kepada Tabura Pos, Jumat (30/1/2026).
Pembangunan gedung rumah sakit yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Joko Widodo pada 23 November 2023 itu dikerjakan kurang lebih selama 2 tahun. Dalam proses pengerjaannya, tim khusus dari Kementerian Pekerjaan Umum diturunkan langsung oleh Presiden Jokowi saat itu.
Dikatakan Rustamadji, RS PKU Muhammadiyah Unimuda Sorong dibangun di atas lahan seluas 17.000 m2 dengan konsep bangunan bertingkat 6 lantai. Rumah sakit ini nantinya akan menjadi RS tipe C dengan kapasitas 110 bed.
“Rumah sakit dengan konsep holistik dan modern ini nantinya akan dilengkapi sejumlah peralatan kesehatan (Alkes) yang memadai. Serta sejumlah dokter umum dan beberapa dokter spesialis yang kompeten dan paling dibutuhkan,” ungkap Rustamadji.
Rencananya, standar kualitas pelayanan rumah sakit tersebut juga akan disetarakan dengan RS PKU Muhammadiyah Jakarta dan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Pengelolaannya akan dihandel langsung oleh Unimuda Sorong dan Muhammadiyah Pusat.
Rumah sakit ini juga akan menjadi pusat pendidikan untuk tempat praktik para calon dokter.
Rustamadji menegaskan, RS PKU Muhammadiyah Unimuda Sorong hadir dengan misi kemanusiaan, sehingga pelayanan berkualitas dan setara akan diberikan kepada seluruh pasien dari berbagai suku, ras, maupun agama.
“Pelayanan tidak ada pembeda, pasien umum dan pasien BPJS akan mendapat perlakuan yang sama. Karena rumah sakit ini hadir dengan membawa misi kemanusiaan bagi Tanah Papua,” tegasnya.
Selain fasilitas kesehatan, juga akan disedakan fasilitas tambahan berupa mobil sehat. Pasien yang dinyatakan sembuh setelah berobat di rumah sakit tersebut akan diantarkan pulang menggunakan mobil tersebut. [CR24-R2]




















