Manokwari, TP – Perkembangan Koperasi Merah Putih (KMP) yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto belum terlihat sejak di-launching pada tahun lalu.
Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Manokwari, Herman Rona mengaku baru 3 KMP di Kabupaten Manokwari yang beroperasi dari 173 KMP.
“Yang hari ini beroperasi yakni Aimasi, Prafi Mulya, Kelurahan Sowi, baru tiga itu yang baru beroperasi,” kata Herman Rona kepada Tabura Pos di kantornya, Senin (2/2/2026).
Diungkapkan Rona, kendala yang dihadapi yakni belum ada lahan untuk membangun gerai atau kantor. Dari 170 KMP yang tersisa, baru 40 KMP di Kabupaten Manokwari yang
telah memiliki lahan, hibah dari pengurus.
“Bagaimana mereka punya kantor, toko, kalau belum ada tanahnya. Kalau sewa juga pasti butuh uang cukup besar,” kata Rona.
Dijelaskannya, 40 KMP yang sudah mempunyai lahan sekarang ada yang dalam proses pembangunan gerai, dimana anggaran pembangunan langsung dari kementerian bekerja sama dengan TNI.
“Nanti bertahap, tahap ini 40 gerai berakhir selesai bulan Juni 2026 dan tahap berikut di tahun selanjutnya,” jelas Rona.
Ia menerangkan, kementerian pada intinya bersedia untuk KMP yang sudah mempunyai lahan bisa diusulkan untuk dibangunkan gerai atau kantornya.
“Sebenarnya kuota tidak ada batas, tergantung siapa yang punya tanah dan mau dihibahkan, maka kementerian siap membangun. Untuk sementara di Manokwari 40 sedang dibangun,” pungkas Rona [SDR-R1]




















