• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, Mei 4, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home LINTAS PAPUA PAPUA BARAT DAYA

Situasi Dinilai Tidak Kondusif, Pemilihan Ketua Pemuda Mahasiswa SBT Dijadwalkan Ulang

AdminTabura by AdminTabura
07/02/2026
in PAPUA BARAT DAYA
0
Situasi Dinilai Tidak Kondusif, Pemilihan Ketua Pemuda Mahasiswa SBT Dijadwalkan Ulang

Kandidat Ketua HIPMA SBT, Fesenlauw saat memberikan keterangan Pers, Jumat (6/2). Foto: TP/CR30

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Fesanlauw : Serukan Gagasan, Bukan Saling Menjatuhkan

Sorong, TP – Menjelang pelaksanaan pemilihan Ketua Himpunan Pemuda Mahasiswa Seram Bagian Timur (HIPMA SBT) Provinsi Papua Barat Daya, dinamika internal organisasi diwarnai mencuatnya isu-isu personal antar kandidat. Kondisi tersebut menuai kritik dari calon ketua nomor urut 1, Risfandi T. Fesanlauw, yang menilai praktik saling membuka aib di ruang publik sebagai hal yang tidak sehat bagi demokrasi organisasi.

Risfandi menegaskan bahwa kontestasi kepemimpinan seharusnya menjadi ajang adu gagasan, visi, dan integritas, bukan arena saling menjatuhkan dengan isu-isu pribadi yang tidak berkaitan langsung dengan kapasitas kepemimpinan.

“Pemilihan ketua organisasi pemuda mahasiswa ini seharusnya menjadi ruang untuk beradu ide dan program. Bukan justru saling menyerang dengan isu personal yang bisa memecah persatuan,” ujar Risfandi kepada wartawan di Sorong, Jumat (6/2).

Agenda pemilihan Ketua HIPMA SBT sendiri dijadwalkan pada 25 Januari 2026 di Gedung Sirambe, Kota Sorong. Namun karena situasi dinilai tidak kondusif sehingga pelaksanaan pemilihan diundukan pada Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam keterangannya, Risfandi mengakui bahwa dirinya memiliki masa lalu yang tidak sempurna. Namun ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak pernah berkaitan dengan pelanggaran hukum berat ataupun kejahatan terorganisasi.

“Saya tidak menutupi masa lalu saya. Tapi saya yakin masyarakat Seram Bagian Timur bisa menilai secara objektif siapa yang layak memimpin, bukan berdasarkan gosip atau opini yang dibentuk,” katanya.

Risfandi juga menyoroti kecenderungan sebagian pihak yang membawa isu-isu pribadi ke ruang publik, termasuk klaim terkait latar belakang kandidat lain. Menurutnya, jika standar penilaian diarahkan pada masa lalu personal, maka seluruh kandidat berpotensi saling membuka catatan yang justru merugikan organisasi secara keseluruhan.

“Kalau kita mau bicara masa lalu, semua orang pasti punya catatan masing-masing. Tapi apakah itu relevan dengan kepemimpinan hari ini? Itu yang harus dijawab dengan jujur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Risfandi mengingatkan bahwa HIPMA SBT merupakan organisasi mahasiswa yang memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan pemuda dan mahasiswa Seram Bagian Timur di Papua Barat Daya. Karena itu, proses demokrasi internal harus dijaga dari praktik-praktik yang dapat mencederai nilai kebersamaan.

Ia juga berharap panitia pemilihan dapat bersikap profesional dan netral, serta memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan secara adil, transparan, dan bermartabat tanpa keberpihakan pada kandidat tertentu.

“Organisasi ini lebih besar dari kepentingan individu. Siapa pun yang terpilih nanti harus lahir dari proses yang bersih dan bermartabat,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Risfandi menyerukan kepada seluruh kandidat dan pendukung untuk menahan diri serta mengedepankan etika dalam berorganisasi demi menjaga persatuan mahasiswa Seram Bagian Timur di Papua Barat Daya.

“Mari kita buktikan bahwa mahasiswa SBT adalah mahasiswa yang dewasa dalam berdemokrasi. Biarkan gagasan dan integritas yang berbicara,” pungkasnya.[CR30-R2]

Previous Post

‎Polda Papua Barat Gelar Parade Penyambutan Kapolda Baru, Penyerahan Pataka, dan Pelepasan Kapolda Lama‎‎

Next Post

Stadion Bewela Sesak, Duel Ekibisi Tim Sorong Raya VS Persipura

Next Post
Stadion Bewela Sesak, Duel Ekibisi Tim Sorong Raya VS Persipura

Stadion Bewela Sesak, Duel Ekibisi Tim Sorong Raya VS Persipura

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!