Sorong, TP – Sebanyak sembilan orang pegawai RSUD Sele Be Solu Kota Sorong menerima penghargaan (reward) bertepatan pada momen perayaan syukuran Hari Ulang Tahun ke-26 Kota Sorong yang digelar di Gedung Lambert Jitmau, Kompleks Kantor Wali Kota Sorong, Sabtu (28/3/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat bersama Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim, didampingi Ketua TP-PKK Kota Sorong dan Ketua GOW Kota Sorong.
Para pegawai penerima penghargaan tersebut terbagi dalam beberapa kategori. Yakni kategori pegawai terbaik RSUD Sele Be Solu, diberikan kepada enam orang penerima diantaranya, dr. Melfrit Rinell Siwabessy, Sp.B (dokter terbaik), Ns. Merny Timisela, S.Kep (perawat rawat jalan), Ns. Firdaria Veronika Sinaga, S.Kep (perawat rawat inap), Lasma Rohani Lubis, S.Tr.Keb (bidan), Rochy Aloisius HM, A.Md.Kes (tenaga penunjang), serta Merry Wewengkang, SKM (staf manajemen).
Berikutnya, untuk kategori pegawai/personal yang membantu Pokja Akreditasi diberikan kepada Deisye Wewengkang, SKM, serta untuk kategori pengabdian dan pengabdian, diberikan kepada Sjainuddin, SKM dan dr. Deivie Caroline Lasut, Sp.PD atas kontribusi dan pengabdiannya dalam mendukung pelayanan rumah sakit.
Bukan hanya itu, penghargaan juga diberikan untuk kategori unit kerja. Untuk waktu pengembalian/pelaporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diraih oleh Ruangan Aster, sementara kategori pengembalian berkas/resume medis 24 jam diberikan kepada Ruangan Ponek.
Sementara itu, dua penghargaan tambahan juga diberikan kepada Tim Casemix RS serta Sekretaris Akreditasi RS Tahun 2026 atas peran mereka dalam mendukung tata kelola dan mutu layanan rumah sakit.Direktur RSUD Sele Be Solu, drg. Susi P. Djitmau, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong atas perhatian yang diberikan kepada RSUD Sele Be Solu beserta segenap tenaganya.
Ia juga bersyukur karena Pemerintah Kota Sorong telah berkomitmen untuk mendukung pening kualitas layanan rumah sakit serta kinerja pegawainya. Menurut Susi, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas pencapaian prestasi kerja pegawai selama tahun 2025.
“Ini merupakan penghargaan atas vapaiaam prestasi kerja tahun 2025 bagi dokter, tenaga kesehatan, tenaga medis, pelayanan medik dan staf manajemen yang telah berkontribusi mendukung kinerja organisasi,” ujar Susi.
Adapun penilaian tersebut berdasarkan pada sejumlah indikator kinerja, antara lain pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), penyelesaian program sarana prasarana, serta peningkatan pendapatan layanan rumah sakit.
Ia menambahkan, sejumlah penerima penghargaan memiliki kontribusi nyata, baik dari sisi profesionalitas pelayanan, inovasi, maupun kedisiplinan administrasi.
“Salah satunya dokter terbaik kami nilai dari profesionalitasnya dalam menangani pasien, termasuk kasus luka tembak yang turut mendukung keamanan daerah. Ada juga pegawai yang berinovasi sehingga pendapatan layanan meningkat, perawat dengan tingkat kehadiran sangat baik, serta unit yang tertib dalam mengembalikan rekam medis dan data SPM tepat waktu,” terangnya.
Susi berharap, penghargaan tersebut dapat memotivasi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (CR24-R3)




















