Sorong, TP – Masyarakat Kota Sorong kini dihebohkan dengan maraknya postingan penjualan spare part sepeda motor bekas melalui platform media sosial Facebook. Berbagai akun menawarkan komponen dengan harga relatif murah, yang membuat banyak warga mengajukan pertanyaan mengenai asal-usul barang tersebut.
Sejumlah warga menduga kuat, penjualan komponen motor bekas tersebut berkaitan dengan praktik pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Motor hasil curian diduga dipreteli dan dijual secara terpisah untuk menghilangkan jejak kendaraan yang dicuri.
“Belakangan ini banyak sekali postingan jual spare part motor di Facebook. Kita jadi heran, dari mana mereka dapat barang-barang itu,” ujar salah seorang warga Kota Sorong.
Menurut masyarakat, modus penjualan suku cadang secara terpisah dapat menjadi cara pelaku kejahatan untuk menghindari pelacakan. Dengan memisahkan bagian-bagian motor, identitas kendaraan aslinya menjadi sulit dikenali.
Warga berharap aparat kepolisian dapat menelusuri sumber penjualan spare part tersebut serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas jual beli komponen kendaraan di media sosial.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak kepolisian yang dihubungi belum memberikan tanggapan terkait fenomena tersebut.[CR30-R2]




















