Sorong, TP – Empat belas hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Tim Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Kamis (5/3).
Tim yang dipimpin langsung Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, didampingi Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim, serta Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Iwan Manurung, mengunjungi dua lokasi yaitu Gudang Bulog dan Supermarket Saga.
Wagub Ahmad Nausrau menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan menjamin ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pangan jelang perayaan Idul Fitri.
Berdasarkan hasil sidak, stok beras SPHP dan Minyak Goreng Kita berada dalam kondisi cukup, bahkan aman hingga beberapa bulan ke depan.
“Kita sudah cek ke Gudang Bulog, dan dipastikan bahwa stok beras SPHP dan minyak goreng aman sampai beberapa bulan ke depan,” ucap Nausrau.
Sementara itu, pemantauan di Supermarket Saga menunjukkan sejumlah bahan pangan juga tersedia dengan stok yang cukup dan harga yang cenderung stabil.
“Begitupun hasil pemantauan di Supermarket, juga stoknya cukup. Bahkan masih ada yang sedang dalam perjalanan, jadi aman. Adapun harganya fluktuatif naik-turun tapi masih wajar dan tidak ada lonjakan signifikan,” kata dia.
Menurutnya, salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan harga adalah daging ayam. Namun hal tersebut dinilai wajar karena meningkatnya permintaan konsumen.
“Kenaikan harga ayam masih sangat terkontrol, kemungkinan karena permintaan masyarakat terlalu tinggi. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Papua Barat Daya, tetapi merata di seluruh Indonesia,” tutur Wagub.
Untuk menjaga stabilitas harga, Wagub meminta masyarakat agar bijak berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.
“Meski momennya hari raya, kami mengimbau masyarakat belanja bijak. Beli sesuai kebutuhan, jangan panic buying atau menimbun stok. Sebab seluruh kebutuhan pangan jelang Lebaran masih sangat tersedia dalam jumlah yang cukup,” imbuhnya.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Riyadi Muslim, merincikan stok beras SPHP di gudang saat ini sebanyak 1.600 ton, dan akan bertambah lagi 1.600 ton yang sedang dalam perjalanan.
“Stok 1.600 ton di gudang ditambah 1.600 ton dalam perjalanan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 2 bulan ke depan. Belum lagi setiap minggu ada kapal masuk, sehingga ketersediaan stok sangat aman,” terang Muslim.
Beras yang didatangkan merupakan hasil panen petani dalam negeri dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.
Selain itu, Bulog Sorong mendapatkan alokasi 91 ribu liter Minyak Goreng Kita setiap bulan. Saat ini tersisa 71 ribu liter hingga April mendatang, yang dipastikan cukup untuk kebutuhan jelang hingga pasca Idul Fitri 1447 H. [CR24-R2]




















