Sorong, TP – Isu terkait temuan makanan busuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sorong, yang viral di media sosial, mendapat sorotan dari Kepala Suku Pegunungan Papua Barat Daya, Rudi Kogoya. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membesar-besarkan informasi yang disebutnya sebagai kejadian kecil.
Rudi menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia peroleh, temuan tersebut hanya berupa satu butir telur yang tidak layak konsumsi di salah satu dapur MBG di Kota Sorong. Namun, di media sosial, informasi itu diviralkan seolah-olah seluruh menu makanan yang disajikan dalam program tersebut dalam kondisi busuk, bahkan menjadi berita utama.
“Hal seperti ini harus dilihat secara proporsional. Jika ada kekurangan tentu harus diperbaiki, tetapi jangan sampai kejadian kecil kemudian diviralkan seolah-olah semua makanan yang disajikan busuk,” ujar Rudi kepada Tabura Pos pada Rabu (11/3).
Ia juga mengajak masyarakat Papua Barat Daya untuk tetap mendukung pelaksanaan program MBG. Menurutnya, program ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi bagi generasi muda.
Rudi mengakui bahwa sebagai program baru, MBG mungkin masih memiliki sejumlah kekurangan yang terus diperbaiki oleh pemerintah. Ia juga mengingatkan pentingnya pemenuhan gizi dalam menghadapi fase Bonus Demografi di Indonesia, untuk mempersiapkan generasi masa depan yang berkualitas.
Selain itu, Rudi menilai kinerja Presiden Prabowo Subianto cukup baik, terutama dalam memperbaiki tata kelola keuangan negara melalui efisiensi anggaran dan digitalisasi sistem keuangan pemerintah. Hal ini, menurutnya, akan membuat pengelolaan anggaran lebih transparan dan akuntabel.
“Dengan sistem yang lebih transparan dan pengawasan yang kuat, kebocoran anggaran bisa ditekan dan uang negara dapat dimanfaatkan untuk program-program masyarakat seperti MBG,” tambahnya.
Rudi berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta bersama-sama mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. [CR30-R2]




















