Manokwari, TP – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menyiagakan 909 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait untuk menjalankan Operasi Ketupat Mansinam 2026, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pengumuman itu disampaikan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K, setelah melakukan pengecekan kesiapan personel pada apel gelar pasukan, Kamis (12/3/2026) sore, di lapangan apel Mapolda Papua Barat.
“Personel gabungan akan tersebar di tujuh kabupaten di Provinsi Papua Barat untuk menjamin keamanan perayaan Idul Fitri,” ujarnya.
Selain pengalokasian personel, Polda juga telah membangun 12 pos pengamanan, 9 pos pelayanan, dan 4 pos terpadu di titik-titik strategis untuk melayani masyarakat dan para pemudik.
“Secara umum situasi keamanan dan ketertiban di Papua Barat masih relatif aman dan terkendali. Namun kita tetap mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta faktor alam seperti cuaca ekstrem yang bisa memicu bencana seperti pohon tumbang dan tanah longsor,” jelas Kapolda.
Salah satu fokus utama dalam operasi ini adalah pengintensifan patroli malam hari untuk mencegah kejahatan di rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik.
Kapolda mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 jika membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian terkait keamanan. “Untuk kondisi darurat kebencanaan, masyarakat dapat menghubungi Basarnas melalui nomor 115,” tambahnya.
Pihaknya berharap, melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026 dan dukungan seluruh pihak, bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri di Papua Barat dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Apel kesiapan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat, perwakilan Kodam XVIII/Kasuari, serta berbagai mitra kerja lainnya. [SDR-R2]




















