Sorong, TP – Fakta baru terungkap dalam kasus pembantaian Yesmias Lobo dan Yohanis Bido, dua petugas tenaga medis di Rumah Sakit Kabupaten Tambrauw yang diserang Orang Tak Dikenal (OTK) Di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya pada Senin (16/3/2026) siang.
Diantara fakta baru tersebut adalah, terdengar bunyi ledakan yang awalnya diduga sebagai tembakan, ternyata berasal dari petasan yang digunakan pelaku untuk mengejutkan korban yang saat itu melintas menggunakan sepeda motor.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare, dalam jumpa pers terkait perkembangan kasus tersebut, Kamis (19/3) kemarin.
Jenny mengungkapkan, petasan menjadi bagian dari modus pelaku agar korban panik dan terjatuh dari sepeda motor yang mereka kendarai. Setelah itu, para pelaku menyerang secara brutal dengan senjata tajam hingga Yesmias Lobo dan Yohanis Bido tewas di tempat, sedangkan 2 orang lainnya berhasil menyelematkan diri.
Sampai saat ini, lanjut Jenny, pihak Polda Polda Papua Barat Daya polisi telah mengamankan 12 orang dan berstatus saksi, untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Selain petasan sebagai bukti kunci, aparat juga menyita barang bukti lain berupa beberapa senapan angin dan parang yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Polda Papua Barat Daya menjamin proses hukum akan berjalan sesuai aturan, sekaligus mendalami motif serta peran masing-masing terduga pelaku dalam peristiwa tragis tersebut. [CR30-R2]




















