Manokwari, TP – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manokwari menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal Forkopimda bersama tokoh agama dan masyarakat di Masjid Ridwanul Bahri, Fasharkan Sanggeng, Sabtu (11/4).
Mengusung tema ‘Lentera Syawal: Membersihkan Hati dan Menguatkan Persaudaraan’, acara ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan pasca-Idul Fitri.
Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana membersihkan diri dari kesalahan serta memperkokoh ukhuwah.
“Bulan Syawal menjadi momentum tepat untuk introspeksi dan menjernihkan pikiran. Persatuan adalah kunci kemajuan. Mari jadikan ini titik awal membawa perubahan Manokwari ke arah lebih baik,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.
Sementara itu, Plt Kepala Kemenag Manokwari, I Gusti Ketut Swardana, melaporkan perayaan Idul Fitri tahun ini berjalan lancar berkat kolaborasi semua pihak. Ia menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama demi terwujudnya kedamaian.
Ketua PHBI, M. Mansyur, berharap nilai-nilai kebaikan terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat. Hal senada disampaikan penceramah, Ustad Muh. Ali Mukhtar, yang mengajak umat untuk senantiasa saling memaafkan tidak hanya saat momen hari raya, namun juga dalam kehidupan sehari-hari. [SDR-R2]




















