Keterbatasan Perangkat, Peserta Dibagi Menjadi Dua Sesi
Manokwari, TP – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas 6 SD Negeri 06 Sowi berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan yang digelar selama dua hari ini diikuti oleh seluruh peserta didik sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala Sekolah SD Negeri 06 Sowi, Jonior Loupatty, S.Pd, menjelaskan bahwa tes dilaksanakan mulai Senin, 20 April 2026 hingga Selasa, 21 April 2026. Materi yang diujikan meliputi dua mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.
“Seluruh peserta dapat mengikuti proses ujian dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Loupatty saat ditemui Tabura Pos, Selasa (21/4/2026).
Secara keseluruhan terdapat 73 siswa yang mengikuti tes ini. Mengingat keterbatasan fasilitas yang tersedia, pihak sekolah membagi peserta ke dalam dua sesi pelaksanaan. Sesi pertama diikuti oleh 40 orang, sedangkan sisanya sebanyak 33 orang mengikuti pada sesi kedua.
“Kami masih kekurangan perangkat komputer. Jumlah yang ada saat ini sangat terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah siswa yang mengikuti tes. Oleh karena itu, kami membagi peserta ke dalam beberapa sesi agar semua berkesempatan mengikuti ujian dengan lancar tanpa ada yang tertinggal,” jelasnya.
Loupatty menambahkan bahwa TKA ini merupakan kebijakan baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sistem ini menggantikan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang sebelumnya diberlakukan. Sebagai lembaga pendidikan, pihaknya wajib melaksanakan aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Perlu dipahami, TKA bukan merupakan syarat kenaikan kelas, melainkan sebagai bentuk pengukuran kompetensi siswa. Hasilnya nanti akan diterbitkan dalam bentuk sertifikat kompetensi, yang menjadi salah satu persyaratan saat mendaftar melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Menyikapi kondisi fasilitas yang ada, pihak sekolah berharap perhatian dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan. Diharapkan ke depannya dapat dilengkapi perangkat komputer yang memadai, mengingat hal ini menjadi kebutuhan mendesak guna menunjang kegiatan belajar mengajar maupun pelaksanaan ujian.
Selain itu, ia juga mengajak orang tua untuk terus mendampingi dan mendukung pendidikan anak-anak di rumah. Dukungan dari lingkungan keluarga dinilai sangat penting agar para siswa dapat meraih cita-cita yang diharapkan. [CR18-R2]




















