Manokwari, TP – Pemerintah Provinsi Papua Barat menyalurkan bantuan bahan pokok berupa 278 paket sembako bagi warga yang terdampak bencana banjir di wilayah Wosi, Manokwari. Penyaluran bantuan dibagi ke empat titik lokasi, yakni Kampung Jawa sebanyak 89 paket, Kampung Bugis 37 paket, Kompleks Madu Raja 137 paket, dan Kompleks Jalan Pasir 15 paket.
Penyerahan dilakukan mewakili Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan oleh Asisten III Setda, Otto Parorongan, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bondan Santoso, Jumat (24/4/2026).
Otto Parorongan menjelaskan, data penerima bantuan diperoleh melalui verifikasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manokwari berkoordinasi dengan Disperindag. Ia menyatakan proses penyaluran tidak dapat dilakukan secara instan karena pemerintah harus memastikan keabsahan data agar bantuan tepat sasaran.
“Memang butuh waktu untuk memastikan datanya valid, sehingga bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan membutuhkan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam mengelola bantuan sosial,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebelumnya Gubernur Dominggus Mandacan bersama Bupati Manokwari juga telah menyalurkan bantuan serupa bagi warga yang terdampak di sepanjang aliran Sungai Wosi pada pekan lalu. Penyaluran hari ini merupakan tindak lanjut bagi warga yang belum mendapatkan bantuan.
Setiap paket sembako yang disalurkan berisi beras 10 kilogram, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu. Otto berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pascabencana.
“Bantuan ini adalah wujud kepedulian pemerintah daerah. Semoga bermanfaat dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Bondan Santoso menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan arahan langsung dari Gubernur. Berdasarkan laporan dari ketua RT dan tokoh masyarakat, masih terdapat warga yang belum mendapatkan bantuan, sehingga pemerintah segera menindaklanjutinya.
“Pak Gubernur memiliki perhatian yang sangat besar terhadap korban bencana. Begitu menerima laporan, langsung diperintahkan untuk segera disalurkan agar tidak ada warga yang terlewatkan,” pungkasnya.[*FSM-R2]




















