• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, April 28, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home LINTAS PAPUA PAPUA BARAT DAYA

Dana Kompensasi dan Transplantasi Terumbu Karang di Raja Ampat Senilai Rp 10 Miliar Diduga Digelapkan

AdminTabura by AdminTabura
26/04/2026
in PAPUA BARAT DAYA
0
Dana Kompensasi  dan Transplantasi Terumbu Karang di Raja Ampat Senilai Rp 10 Miliar Diduga Digelapkan

Anggota Komite I DPD RI, Paul Finsen Mayor (PFM)

0
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

PFM Desak Polda Panggil Ketua Pokja Adat MRP

Sorong, TP – Dana kompensasi untuk transplantasi Terumbu Karang di Distrik Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat yang rusak akibat karamnya kapal pesiar MV Caledonian Sky pada tahun 2017 lalu diduga digelapkan oleh Ketua Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya, Mesak Mambraku. Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komite I DPD RI, Paul Finsen Mayor (PFM) secara terbuka di platform media sosialnya.

Senator PFM mengatakan, dana kompensasi tersebut telah dicairkan melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Oktober 2024. Di mana dalam proses pencairannya diurus langsung oleh Mesak Mambraku dan beberapa orang lainnya.

Adapun dana tersebut seharusnya digunakan untuk biaya transplantasi karang serta ganti rugi kepada masyarakat Suku Maya dan Suku Betew Kafdarun (Betkaf) sebagai pihak yang terdampak secara sosial dan ekonomi atas rusaknya terumbu karang di lokasi tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada kejelasan terkait penggunaan uang tersebut.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, uang tersebut telah dibagikan kepada beberapa pihak senilai kurang dari Rp 2 miliar. Sehingga banyak masyarakat masih terus mempertanyakan sisa uang yang seharusnya digunakan untuk transplantasi karang.

“Saya akui, bahwa saya memang ikut memfasilitasi proses pengajuan untuk kompensasi, termasuk biaya operasional. Tapi saat pencarian, diurus oleh Saudara Mesak, Letua DAS Maya. Yang bersangkutan hanya mengembalikan dana operasional. Sisanya saya tidak tahu, dan masyarakat terus mempertanyakan itu,” ungkap Paul kepada Tabura Pos.

Terkait hal ini, Senator PFM Mendesak Polda Papua Barat Daya untuk memanggil Mesak Mambraku guna dimintai keterangan.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Ketua Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya (PBD), Mesak Mambraku telah mendatangi Mapolda Papua Barat Daya untuk melayangkan laporan kepada Senator PFM atas dugaan pencemaran nama baik dirinya.

Menanggapi hal itu, Senator PFM menilaiLP tersebut salah alamat. Ia menegaskan bahwa pelaporan terhadap dirinya sangat tidak tepat sasaran. Ia menyebut pernyataan yang disampaikannya merupakan bagian dari tugas pengawasan sebagai anggota DPD RI.

“Kalau dana itu sudah dicairkan, harus jelas penggunaannya. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga pendidikan bagi publik agar pejabat bekerja secara benar dan transparan,” ujarnya.

Menurut PFM, sebagai bentuk transparansi, Mesak Mambraku seharusnya memberikan keterangan terkait mekanisme pencairan dan distribusi dana, rincian alokasi dana serta identitas penerima dana, hingga dokumen pendukung seperti berita acara dan daftar penerima. [CR24-R2]

Previous Post

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Pantau Bakat di Manokwari

Next Post

Pastikan Program BSPS Bedah Rumah Berjalan Maksimal, Menteri PKP Sebut PBD Dapat Alokasi 3.107 Unit

Next Post
Pastikan Program BSPS Bedah Rumah Berjalan Maksimal, Menteri PKP Sebut PBD Dapat Alokasi 3.107 Unit

Pastikan Program BSPS Bedah Rumah Berjalan Maksimal, Menteri PKP Sebut PBD Dapat Alokasi 3.107 Unit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!