Sorong, TP – Setelah sukses digelar dua kali berturut-turut pada 2023 dan 2024, Turnamen Bola Basket Saf’com Cup III siap kembali digelar. Kompetisi yang diinisiasi Saf’com Sport Academy ini akan berlangsung di Gedung Olahraga Pancasila Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada 13 hingga 27 Juni 2026 mendatang.
Dewan Pembina Saf’com Sport Academy, Ortis Fernando Sagrim, ST, M.Ak menyebut turnamen ini merupakan agenda rutin yang dihadirkan sebagai wadah positif bagi generasi muda. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi upaya pencegahan agar pemuda tidak terjerumus pada aktivitas negatif, termasuk tindak kriminal yang kerap terjadi di Tanah Papua.
“Kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya di bidang olahraga. Ini juga menjadi bentuk mitigasi sosial, agar mereka lebih fokus pada hal-hal yang membangun,” ujar Ortis saat ditemui, Selasa (5/5/2026).
Selain itu, turnamen ini juga berfungsi sebagai sarana penjaringan bakat. Sebagai daerah otonomi baru, Papua Barat Daya dinilai perlu terus mempersiapkan atlet andalan yang nantinya dapat mewakili daerah dalam berbagai kejuaraan tingkat nasional.
Menurut Ortis, minat masyarakat terhadap olahraga basket terus mengalami peningkatan signifikan. Jika diukur dalam skala 1 sampai 100, saat ini antusiasme masyarakat sudah mencapai angka 70 persen, meski masih berada di bawah olahraga sepak bola.
“Basket adalah olahraga yang eksklusif dan penuh strategi. Kami berharap ke depan, jumlah peminatnya bisa setara bahkan melebihi penggemar sepak bola,” harapnya.
Hingga saat ini, proses persiapan masih berjalan lancar, termasuk tahap pendaftaran peserta. Panitia menyediakan kuota total 26 tim, yang terdiri dari 16 tim putra dan 10 tim putri.
“Untuk tim putri pendaftaran sudah ditutup karena kuotanya sudah terpenuhi. Sedangkan tim putra sudah terdaftar 15 tim, tersisa satu slot lagi yang masih kami buka pendaftarannya,” jelasnya.
Untuk menjaga kualitas pertandingan, panitia berkomitmen mendatangkan tenaga wasit profesional yang telah memiliki lisensi resmi. Rencananya, para wasit tersebut akan didatangkan langsung dari Kota Manado, Sulawesi Utara.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan total hadiah menarik senilai lebih dari Rp70 juta berupa uang tunai, tropi, dan medali yang akan diperebutkan oleh seluruh peserta.
“Kami pastikan seluruh rangkaian acara berjalan profesional dan berkualitas, agar peserta mendapatkan pengalaman bertanding yang berkesan dan meningkatkan kemampuan mereka,” pungkas Ortis.[CR24-R2]




















