Komitmen Jaga Persatuan, Pastikan Penyelenggaraan Berkualitas
Bintuni, TP – Hingga saat ini pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I Paguyuban Keluarga Wong Jowo (Pakuwojo) Kabupaten Teluk Bintuni belum terlaksana. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Karateker Pakuwojo, Wagiman, SE, memberikan penjelasan menyeluruh sekaligus menegaskan komitmen pengurus untuk menyelesaikan seluruh proses secara tepat dan aman.
Menurutnya, keterlambatan ini sama sekali bukan disebabkan oleh kurangnya keseriusan atau komitmen kepengurusan. Berbagai dinamika internal yang masih perlu diselesaikan dengan bijaksana menjadi alasan utama, mengingat keutuhan dan persatuan organisasi adalah prioritas utama di atas segalanya.
Ia menegaskan, keberadaan Karateker dibentuk dengan amanah luhur, untuk melakukan pembenahan struktur serta menyiapkan seluruh tahapan penyelenggaraan secara matang. Tujuannya satu, yakni agar nantinya Musda berjalan lancar dan melahirkan kepengurusan definitif yang sah, berwibawa, serta diterima oleh seluruh elemen anggota tanpa terkecuali.
“Karateker hadir bukan untuk memperpanjang persoalan, melainkan justru untuk menyelesaikan berbagai perbedaan yang ada. Semua langkah kami jalankan berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, dilakukan secara hati-hati, terbuka, dan senantiasa mengutamakan musyawarah mufakat,” ujar Wagiman di sela rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-14 Pakuwojo, Sabtu (9/5/2026).
Ia mengakui, dua kali kegagalan penyelenggaraan pada kesempatan sebelumnya menjadi catatan evaluasi terbesar sekaligus pelajaran berharga bagi seluruh pihak. Berdasarkan pengalaman itu, persiapan saat ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, di antaranya membangun komunikasi secara intensif dengan seluruh kelompok maupun tokoh organisasi.
Lebih dari sekadar kesiapan teknis, Wagiman menekankan bahwa hal yang paling mendasar adalah kesiapan mental seluruh keluarga besar Pakuwojo untuk menyikapi proses demokrasi organisasi dengan kedewasaan dan tanggung jawab.
“Musda bukanlah ajang saling menjatuhkan atau mempertajam perbedaan pendapat. Sebaliknya, ini adalah momentum emas untuk menyatukan kembali seluruh potensi dan semangat persaudaraan. Kami menginginkan Musda I yang berkualitas, demokratis, aman, dan melahirkan pemimpin yang memiliki visi kuat membawa organisasi ke arah kemajuan,” tegasnya.
Oleh sebab itu, ia mengajak segenap anggota untuk bersedia menanggalkan ego pribadi serta kepentingan kelompok tertentu, lalu meletakkannya di bawah kepentingan bersama yang lebih besar. Semangat persaudaraan yang rukun harus tetap menjadi fondasi utama, sejalan dengan tema perayaan HUT tahun ini yakni “Guyup Rukun Mbangun Karyo, Manunggal Ing Roso”.
“Jika kita bersatu hati, saling mendukung dan berfokus pada tujuan yang sama, saya sangat yakin Musda I dapat terlaksana dalam waktu dekat dengan hasil terbaik. Pakuwojo harus tetap menjadi rumah besar yang damai, kokoh, dan senantiasa memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas di Teluk Bintuni,” tambahnya.
Wagiman juga memohon dukungan dan kepercayaan dari seluruh elemen agar Karateker dapat menuntaskan sisa masa tugas hingga acara puncak tersebut terlaksana. Ia berharap suasana yang kondusif terus terpelihara dan terhindar dari gesekan yang hanya akan merugikan semua pihak.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan optimisme penuh. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang sudah mengakar kuat, Pakuwojo diyakini akan semakin kokoh dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial kemasyarakatan di daerah ini. [CR25-R2]




















