• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home News

Akui Kesalahan, Kekerasan di SMAN Taruna Kasuari Nusantara Diselesaikan secara Damai

AdminTabura by AdminTabura
11/05/2026
in News
0
Akui Kesalahan, Kekerasan di SMAN Taruna Kasuari Nusantara Diselesaikan secara Damai

Penyelesaian kekerasan di SMA Taruna Kasuari Nusantara, di aula sekolah, Sabtu (9/5/2026). TP/SDR

0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Tindakan kekerasan yang melibatkan siswa Kelas XI dan X di SMA Taruna Kasuari Nusantara, Papua Barat berakhir damai dengan penandatanganan surat pernyataan bersama, Sabtu (9/5/2026).

Penandatanganan surat pernyataan disaksikan Ketua Paguyuban Angkatan IV, Ketua Paguyuban Angkatan V, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Manokwari, Kepala Unit PPA Polresta Manokwari, dan perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Papua Barat.

Dalam surat pernyataan dijelaskan, peristiwa kekerasan fisik pada 22 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIT di lingkungan SMA Taruna Kasuari Nusantara, Papua Barat, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa melanjutkan ke proses hukum.

Pihak pertama, dalam hal ini, Kelas XI mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada pihak kedua, dalam hal ini Kelas X atas tindakan kekerasan yang terjadi. Pihak kedua menerima permintaan maaf dan sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.

Pihak pertama juga berjanji tidak akan mengulangi tindakan kekerasan fisik maupun psikis terhadap pihak kedua maupun orang lain, serta bersedia memberikan biaya pengobatan kepada pihak kedua sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian tersebut.

Dalam surat pernyataan juga menegaskan, apabila salah satu pihak mengingkari isi kesepakatan, maka bersedia diproses sesuai ketentuan hukum. Dalam pertemuan tersebut, semua pihak menyepakati menjaga hubungan baik dan bersama-sama melakukan pembinaan terhadap para siswa agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Kepala Bidang SMA-SMK dan Pendidikan Khusus, Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Aljon Sinaga menyampaikan permohonan maaf atas insiden di lingkungan sekolah dan menjadikan insiden ini pembelajaran berharga demi masa depan anak-anak yang lebih baik.

Ia memastikan proses perdamaian sudah diterima kedua belah pihak dan semua siswa akan kembali masuk asrama serta mengikuti kegiatan belajar-mengajar seperti biasa, mulai Minggu, 10 Mei 2026.

“Kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat pembinaan karakter dan pengawasan siswa di SMA Taruna Kasuari Nusantara. Kami berharap pembinaan di sekolah ini terus diperkuat, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang,” harapnya di aula SMA Taruna Kasuari Nusantara.

Ketua Paguyuban Angkatan V, SMA Taruna Kasuari Nusantara, Markus Waran mengatakan, penyelesaikan secara kekeluargaan dan perdamaian agar persoalan tidak berlarut-larut dan tidak berlanjut ke proses hukum.

“Langkah ini kita bersama diambil agar para siswa dapat kembali fokus menjalani pendidikan dan aktivitas belajar-mengajar berjalan normal,” kata Waran.

Sedangkan Ketua Paguyuban Angkatan IV, Yan Ayomi berharap hubungan antar-siswa bisa dipulihkan lagi demi masa depan pendidikan anak-anak dan meminta harus saling menjaga, saling menghormati, dan membangun hubungan persaudaraan yang baik.

“Kami berharap insiden kekerasan ini menjadi kejadian terakhir di lingkungan sekolah. Anak-anak tetap fokus belajar serta menjaga kebersamaan,” pintanya. [SDR-R1]

Previous Post

SMA Negeri 2 Manokwari Kembalikan 426 Siswa Angkatan 36 ke Orangtua

Next Post

Polres Jayapura Buka Posko Pengaduan Bagi Warga yang Kendaraannya Hilang

Next Post
Polres Jayapura Buka Posko Pengaduan Bagi Warga yang Kendaraannya Hilang

Polres Jayapura Buka Posko Pengaduan Bagi Warga yang Kendaraannya Hilang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!