Sorong, TP – Sebanyak 80 siswa tingkat SMA maupun SMK yang mewakili 18 lembaga pendidikan se‑Kota Sorong, berpartisipasi meriah dalam ajang kompetisi pengetahuan bertajuk Maxim Kuis Cerdas Cermat: English Brain Game. Kegiatan ini berlangsung di ruang Aula Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kota Sorong, Selasa (12/5/2026), dan tercatat sebagai penyelenggaraan pertama kali di seluruh wilayah Tanah Papua.
Acara yang mengangkat materi dan disajikan dalam bahasa Inggris ini merupakan inisiatif langsung dari perusahaan penyedia layanan transportasi daring, Maxim, yang dilaksanakan berkat kerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Kepala Cabang Maxim Kota Sorong, Fandi Usman, menjelaskan bahwa kegiatan serupa sebelumnya telah sukses diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia mulai dari Jakarta, Denpasar, Makassar hingga Ambon, dan kini giliran masyarakat pendidikan di wilayah timur mendapat kesempatan yang sama.
“Kami sengaja menghadirkan ajang ini karena menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk turut serta mendukung kemajuan sektor pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda di mana pun kami beroperasi. Khusus di sini, ini menjadi sejarah baru sebagai pelaksanaan perdana di seluruh wilayah Papua,” ungkap Fandi.
Melalui perlombaan yang dikemas dengan suasana seru, interaktif namun tetap kompetitif, diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar yang tinggi sekaligus melatih keberanian serta rasa percaya diri para pelajar untuk berbicara dan mengemukakan pendapat dalam bahasa asing.
“Kami yakin setiap anak memiliki bakat dan kemampuan luar biasa yang tinggal digali. Selama diberi ruang dan kesempatan yang tepat, prestasi gemilang pasti bisa diwujudkan. Inilah tujuan utama kami, menjadi jembatan bagi anak bangsa meraih masa depan yang cemerlang,” tambahnya.
Perhelatan bergengsi ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh sejumlah pemimpin daerah serta unsur pimpinan instansi terkait. Hadir di antaranya Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jajaran Dinas Perhubungan Kota Sorong, hingga Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Papua Barat Daya. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bukti perhatian dan dukungan penuh terhadap upaya mencetak sumber daya manusia yang cerdas, terampil dan berwawasan luas di daerah ini.
Sepanjang perlombaan berlangsung, terlihat antusiasme luar biasa dari seluruh peserta saat saling beradu kecepatan dan ketepatan menjawab berbagai pertanyaan yang mencakup pengetahuan umum maupun kemampuan berbahasa Inggris. Selain menguji wawasan akademik, peserta juga dilatih menyampaikan gagasan dengan cara yang terstruktur, baik dan benar saat merespons pertanyaan kritis yang diajukan oleh tim dewan juri.
Fandi menambahkan, ke depannya pihaknya berencana memperluas jangkauan kegiatan serupa ke semakin banyak wilayah di seluruh pelosok negeri, termasuk kota‑kota lain yang ada di tanah Papua. Langkah ini dilakukan agar semakin banyak pelajar yang memperoleh kesempatan mengembangkan bakat, meningkatkan kualitas diri, serta membangun budaya berprestasi sejak usia dini.[CR24-R2]




















