Bintuni, TP – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, tiba di Bandara Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (29/5/2026). Kedatangan rombongan disambut dengan suasana hangat dan meriah oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga ratusan pelajar dan guru yang telah menanti sejak pagi.
Menteri Abdul Mu’ti disambut langsung oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, didampingi Wakil Bupati, Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni Yasman Yasir, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Dr. Henry D. Kapuangan, Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hari Sutanto, serta Dandim 1806/TB Letkol Inf Yan M. Doli Simanjuntak.
Turut hadir menyambut kedatangan tamu negara ini sejumlah anggota DPRK seperti Ma’dika dan Wagiman, para tokoh Muhammadiyah, tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan, unsur Forkopimda, pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Setibanya di bandara, rombongan Menteri bersama Bupati langsung melanjutkan perjalanan menuju lokasi kegiatan di SMP Negeri 2 Kampung Korano Jaya, Distrik Manimeri. Sepanjang rute perjalanan, antusiasme masyarakat begitu terasa. Warga, guru, dan para siswa berjejer rapi di tepi jalan sambil melambaikan tangan menyapa rombongan. Menteri Abdul Mu’ti pun tampak beberapa kali membalas sapaan ramah warga dari dalam kendaraan rombongan.
Kemeriahan penyambutan semakin terasa saat iring-iringan kendaraan melintas di depan Masjid Al Munawaroh. Di lokasi ini, ratusan pelajar dan guru dari SMP Negeri 1 Bintuni serta SMP Muhammadiyah Bintuni telah berbaris rapi sambil mengucapkan selamat datang, menyambut tokoh nomor satu di dunia pendidikan dasar dan menengah Indonesia tersebut.
Sebagai informasi, dua pesawat yang mengangkut rombongan Menteri Abdul Mu’ti mendarat secara berurutan di Bandara Bintuni, masing-masing pada pukul 08.40 WIT dan 08.43 WIT. Demi memastikan jalannya kunjungan berjalan aman, tertib, dan lancar, aparat keamanan telah menyiapkan pengamanan ketat dengan menurunkan puluhan personel gabungan dari Brimob, Polri, dan TNI yang bersiaga di berbagai titik strategis. [CR25-R2]




















