Manokwari, TP – Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XV pada 2029 mendatang.
Terpilihnya Provinsi Sulteng menjadi tuan rumah event nasional 4 tahunan ini berdasarkan hasil voting suara dalam Musyawarah Nasional (Munas) Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) di Aston Niu Hotel, Manokwari, Kamis (25/6/2026).
Dari pantauan Tabura Pos, sidang Munas LPPN dipimpin ketua, Abraham Tambun didampingi Pdt. Adrie Massie dan Luksen J. Mayor, masing-masing sebagai anggota, yang mana ada 2 provinsi yang mengajukan diri menjadi tuan rumah Pesparawi XV pada 2029, yakni Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Untuk jumlah suara, sedianya terdapat 39 suara, terdiri dari 38 suara dari provinsi peserta Pesperawi Nasional XIV pada 2026 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dan 1 suara dari LPNN, tetapi Provinsi Gorontalo tidak hadir dalam Munas, sehingga total ada 38 suara.
Melalui Ketua LPPD masing-masing, kedua provinsi ini sebelumnya menyampaikan beberapa aspek kesiapan dan dukungan menjadi tuan rumah, mulai dukungan masing-masing gubernur, ketersediaan tempat tinggal, dan lainnya.
Dalam votingnya, akhirnya ditetapkan Provinsi Sulteng menjadi tuan tumah Pesparawi Nasional XV yang akan diadakan pada 2029. Provinsi Sulteng mendapat 27 suara, sedangkan Provinsi Sumut memperoleh 11 suara.
Ketua LPPD Provinsi Sulawesi Tengah, Diah Agustiningsih Entoh mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan terhadap Provinsi Sulteng sebagai tuan rumah Pesparawi.
“Kami atas nama Provinsi Sulteng terima kasih atas dukungan dan atas izin Tuhan, bersyukur terpilih menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XV tahun 2029 nanti. Kami tahu ini semua dalam rencana Tuhan,” ujar Diah Entoh.
Diungkapkannya, Gubernur Sulteng sangat siap mendukung Sulteng menjadi tuan rumah. Salah satu kesiapannya, yakni keikutsertaan Sulteng pada semua kategori atau 12 kategori lomba pada Pesparawi XIV di Manokwari.
“Ini menjadi kerinduan semua masyarakat Sulawesi Tengah. Kami akan menyiapkan diri dan akan bekerja sama dengan semuanya untuk menjadi tuan rumah Pesparawi XV tahun 2029 yang baik. Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan dengan kasih. Untuk saudara-saudara kami dari Sumatera Utara, kami tunggu kedatangannya di Provinsi Sulawesi Tengah,” tandas Diah Entoh yang juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng ini.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama (Kemenag) RI, Jeane Marie Tulung mengatakan, Munas LPPN sebagai wadah membahas evaluasi program kerja organisasi, selain penetapan tuan rumah Pesparawi Nasional XV pada 2029.
Ketua LPPN ini menjelaskan, Munas ini untuk mengevaluasi program kerja LPPN, memperkuat konsolidasi antarlembaga serta merumuskan langkah-langkah inovatif ke depan dalam rangka pembinaan umat Kristen dan menata organisasi agar terus menjadi mitra strategis pemerintah.
“LPPN sebagai lembaga pembina dan pengembang Pesparawi di tingkat nasional maupun daerah dituntut menerapkan tata kelola yang profesional dan akuntabel,” jelasnya.
Munas ini diharapkan menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan kapasitas LPPN dan LPPD dalam menjalankan tugas serta fungsi organisasi serta memperkuat tata kelola yang profesional, mandiri, akuntabel, dan inovatif. [SDR-R1]




















