• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home DIKKES PENDIDIKAN

STIH Manokwari Resmi menjadi Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan

AdminTabura by AdminTabura
21/07/2026
in PENDIDIKAN
0
STIH Manokwari Resmi menjadi Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan

Pembukaan selubung papan nama IIHTP di Rektorat, Sanggeng, Selasa (21/7/2026). TP/SDR

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari secara resmi menjadi Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IIHTP) Papua. Perubahan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dengan Nomor: 631/B/O/2026.

Perubahan kelembagaan ini ditetapkan dalam rapat senat terbuka di Aston Niu Hotel, Manokwari, Selasa, 21 Juli 2026, dipimpin Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, dihadiri Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, unsur forkopimda, anggota DPD-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat, anggota DPR
Papua Barat, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat.

Kemudian, rapat senat terbuka dilanjutkan dengan pelantikan Filep Wamafma menjadi Rektor IIHTP, pelantikan struktur akademik, mulai wakil rektor, dekan, dan unsur pimpinan administrasi akademik oleh rektor.

Wamafma menjelaskan, transformasi STIH menjadi IIHTP melalui perjalanan selama 51 tahun. Perubahan status ini menjadi Institut merupakan tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tanah Papua.

“Semua yang kita capai hari ini bukan semata-mata kemampuan manusia, tetapi karena mukjizat dan kemurahan Tuhan. Kita patut bersyukur atas segala berkat yang diberikan kepada institusi ini,” kata Wamafma.

Menurutnya, kehadiran Institut menjadi jawaban atas berbagai stigma yang selama ini melekat terhadap Papua sebagai daerah yang tertinggal dan itu menjadi tantangan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas di tanah Papua.

Rektor berharap kehadiran Institut ini mampu menjadi wadah mewujudkan mimpi-mimpi besar anak-anak Papua yang membutuhkan masa depan yang lebih cerah.

“Tidak ada kata berhenti, tidak ada kata santai. Mari kita menata Institusi ini agar terus maju, berkembang, dan menjadi barometer pembangunan pendidikan yang berkualitas di tanah Papua,” kata Wamafma.

Ia memastikan IIHTP berkomitmen membangun kemitraan yang kuat dengan pemerintah, lembaga penegak hukum, aparat keamanan, dunia usaha serta semua pemangku kepentingan.

“Tanpa kebersamaan, tidak mungkin kita mampu membangun pendidikan yang lebih baik di tanah Papua. Transformasi STIH Manokwari menjadi Institut adalah hasil dukungan seluruh pihak,” tandas Rektor.

Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Suriel Mofu menjelaskan, perubahan STIH menjadi IIHTP sebagai tongak sejarah baru bagi dunia pendidikan tinggi di tanah Papua.

Dikatakannya, sekitar 90 persen perguruan tinggi di tanah Papua sudah terakreditasi dan menjadi kebanggaan, karena menunjukkan perguruan tinggi di tanah Papua telah memenuhi standar mutu pendidikan.

“Ini sejarah baru dan membanggakan bagi kita semua, karena ini menunjukkan perguran tinggi kita telah memenuhi standar mutu pendidikan,” tandas Mofu.

Sementara Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, perubahan status dari sekolah tinggi menjadi institut merupakan bukti kemajuan lembaga pendidikan dalam menjawab perkembangan zaman, terutama memadukan ilmu hukum yang berkeadilan dan penguasaan teknologi yang inovatif.

Menurutnya, langkah bersejarah ini sejalan dengan semangat pembangunan Papua Barat yang mengusung semboyan ‘Cinta Negeriku’ sebagai landasan moral bagi seluruh sivitas akademika untuk mendedikasikan ilmu pengetahuan dan karya nyata bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.

“Transformasi ini merupakan wujud nyata dari visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam membangun sektor pendidikan di tanah Papua. Pemerintah daerah akan terus mendukung setiap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” katanya.

Mandacan menekankan, perubahan status kelembagaan bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menghadirkan inovasi dan karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dirinya berharap Institut terus melahirkan inovasi dan karya nyata yang berdampak langsung terhadap kemajuan masyarakat di Bumi Kasuari.

“Dari rahim Institut ini akan lahir lulusan-lulusan yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Papua maupun Indonesia,” kata Mandacan.

Sedangkan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Manokwari (YPTM), Petrus Makbon, SH mengatakan, perubahan status STIH menjadi Institut merupakan impian para pendiri yayasan yang akhirnya terwujud.

Sejak awal, jelas Makbon, para pendiri bercita-cita menghadirkan perguruan tinggi yang mampu melahirkan generasi unggul dari tanah Papua.

“Puji Tuhan, hari ini cita-cita itu akhirnya tercapai. Ini merupakan buah dari perjuangan panjang yang luar biasa,” tutur Makbon.
Perubahan kelembagaan STIH Manokwari menjadi IIHTP juga ditandai dengan pembukaan selubung papan nama di Rektorat, Sanggeng, Manokwari. [SDR-R1]

Previous Post

TNI AD Tuntun Dua Eks Anggota OPM Ikrar Kembali ke Pangkuan NKRI

Next Post

34 Calon Paskibra Manokwari mulai Pelatihan dan Pembinaan

Next Post
34 Calon Paskibra Manokwari mulai Pelatihan dan Pembinaan

34 Calon Paskibra Manokwari mulai Pelatihan dan Pembinaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!