Sorong, TP – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat resmi membuka Festival Ekonomi dan Keuangan Digital QRISTAL Kasuari 2026 di Gedung Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM, Kota Sorong, Kamis (23/7). Kegiatan berlangsung selama tiga hari hingga 25 Juli mendatang, sekaligus menjadi ajang memperkuat transformasi digital serta inklusi keuangan di wilayah Papua Barat Daya.
Mengusung tema “Harmoni Digital: Kolaborasi Membangun Inklusi dan Inovasi Ekonomi Digital di Bumi Kasuari”, penyelenggaraan tahun ini merupakan yang kedua setelah sukses digelar tahun lalu. Rangkaian acara tersebar di dua lokasi utama: Gedung Lambert Jitmau dan Halaman Kantor Wali Kota Sorong, menghadirkan edukasi, kompetisi, hiburan, serta partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat.
Bank Indonesia terus menghadirkan inovasi pembayaran yang mengedepankan prinsip Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal (CEMUMUAH). Di antaranya ORIS Cross-Border yang kini dapat digunakan di enam negara: Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Selain itu terdapat pula ORIS Tap, layanan pembayaran sentuh yang diluncurkan Maret 2025 guna mempercepat transaksi di sektor transportasi dan perdagangan ritel.
Digitalisasi pembayaran juga turut memperbaiki tata kelola pemerintahan, terutama dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah yang kini lebih transparan, cepat, serta meminimalkan potensi kebocoran anggaran.
Selama festival berlangsung, masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti talkshow, sosialisasi, lokakarya, Digital Innovation Challenge, ORIS Jelajah Rasa, BI Discovery Zone, Torang Color Run, donor darah, hingga kompetisi e-sport dan seni. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat serta kemampuan UMKM dalam memanfaatkan teknologi pembayaran demi pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.
QRISTAL Kasuari 2026 menjadi bukti sinergi antara BI, pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas. Diharapkan budaya transaksi digital semakin mengakar, daya saing UMKM meningkat, serta membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya. [CR24-R2]




















