Manokwari, TP – Solusi jangka panjang permasalahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah telah dirancang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari.
Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan telah membentuk tim untuk melakukan kajian pemindahan atau relokasi TPA ke tempat yang baru.
“Tim ini akan melakukan survei dibeberapa lokasi untuk melakukan efektivitas lokasi tersebut,” kata Bupati kepada wartawan di Kampung Udewei, Distrik Manokwari Selatan, Kamis (13/8/2028).
Ia menyebut, Pemkab Manokwari akan melakukan survei di dua lokasi yakni, SP 1 Distrik Prafi dan Wasai, serta lokasi kedua di Jln. Bram Aturi, Pami-Amban.
“Nanti kita lihat palungan dari gunung yang ada di kawasan itu yang tidak merupakan sumber air. Kita akan lihat lokasi yang layak dan akan kita optimalkan dan kerjakan supaya kita bisa relokasi TPA,” jelasnya.
Hermus mengatakan, lokasi baru relokasi TPA diestimasi membutuhkan lahan seluas 40-50 hektar, karena kedepannya ada program CSR dari pihak swasta yang akan mengelolanya “Sehingga siklus sampah itu bisa dimanfaatkan tidak begitu saja,” tandas Hermus. [SDR-R2]




















