“Tangan Kami Pendek, Padahal Mimpi Kami Besar”
Ransiki, TP — Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, S.IP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah dan jajaran Forkopimda, sehingga peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mansel dapat berlangsung sukses, aman, dan lancar.
Di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Bupati mengajak seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda untuk tetap bersinergi serta bergandengan tangan bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh perempuan dalam membangun Mansel sebagai “Rumah Kaki Seribu”, milik kita bersama. Meski diakui masih banyak hambatan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pengabdian kepada masyarakat, semangat perjuangan dan komitmen bersama tak boleh surut.
“Mari kita doakan yang terbaik untuk pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, agar senantiasa terus mengobarkan api semangat perjuangan membangun bangsa, negara, dan Kabupaten Mansel yang kita cintai,” ujar Bupati Bernard Mandacan kepada wartawan di sela-sela peringatan HUT ke-81 RI di Ransiki, Senin (17/8/2026).
Dalam momen bersejarah tersebut, Bupati pun menyuarakan harapan besar kepada pemerintah pusat. Ia meminta agar kebijakan efisiensi anggaran dihentikan paling lambat tahun 2027, mengingat banyaknya tugas dan tantangan yang masih harus dihadapi pemerintah daerah saat ini maupun ke depan.
Menurut Bupati, pemangkasan anggaran yang besar dari pemerintah pusat menyebabkan sejumlah program pembangunan di daerah terpaksa tertunda. Kemampuan anggaran daerah yang terbatas membuat banyak rencana pembangunan belum dapat diwujudkan sebagaimana mestinya.
“Jika efisiensi terus berlanjut, sudah tentu tangan kami menjadi pendek. Padahal, kami memiliki mimpi yang besar untuk membangun daerah ini,” pungkas Bupati Mansel. [BOM-R2]




















