Manokwari Selatan, TP — Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., meninjau langsung lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Botak, Dusun Siep, Kampung Yekwandi, Distrik Momiwaren, Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (25/8/2026).
Peninjauan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pimpinan Polda terhadap kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya penanganan berjalan optimal. Kapolda tiba di Pos Pemantau Karhutla disambut Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marzel Doni, S.I.K., M.H., bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait. Dari menara pemantau, Kapolda melihat langsung sebaran api dan luas area yang terdampak.
Kawasan Gunung Botak memiliki luas sekitar 2.196 hektare, di mana sekitar 40 persen atau setara lebih dari 878 hektare diperkirakan telah terbakar.
Dalam rombongan turut hadir sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Barat: Irwasda Kombes Pol. Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H., Karo Ops Kombes Pol. Erwin Irawan, S.I.K., serta Karo Log Kombes Pol. Dadang Kurniawan Winjaya, S.I.K., M.H.
Jajaran pemerintah daerah dan TNI juga menyambut kedatangan, antara lain Dandim 1808/Manokwari Selatan Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono, S.E., M.I.P., M.M., Plt. Kepala BPBD Ahmad Amir, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muh. Kasim Rumatiga, S.Hut., M.Si., serta kepala dinas dan instansi terkait lainnya.
Usai meninjau, Kapolda melanjutkan ke Gunung Pramuka untuk diskusi bersama unsur terkait guna merumuskan langkah penanganan dan pencegahan lebih lanjut. Sementara itu, personel Polres Mansel dan Kompi II Brimob Mansel melaksanakan apel konsolidasi untuk memperkuat kesiapan di lapangan.
Kapolres Marzel Doni menegaskan sinergi antara Polri, TNI, BPBD, dan pemerintah daerah terus diperkuat. Upaya ini mencakup penanganan aktif di lapangan sekaligus peningkatan kesadaran masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini. [*BOM-R2]









