Manokwari TP — Kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari area Doking Kapal Fasharkan TNI AL Manokwari, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 17.40 WIT, mengundang perhatian warga sekaligus diwarnai ketegangan.
Warga yang mencoba mendokumentasikan kejadian justru dibentak dan dipaksa menghapus rekaman oleh oknum yang diduga prajurit TNI AL.
Pantauan Tabura Pos, warga yang melihat asap tebal membumbung tinggi berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mengetahui sumbernya. Beberapa warga mengeluarkan ponsel untuk mengambil gambar atau merekam sumber api di areal doking tersebut.

Oknum Prajurit saat melarang warga mengambil gambar dan meminta rekaman dihapus. Foto: TP/FSM
Namun, seorang oknum yang diduga prajurit TNI AL tiba-tiba menegur dengan nada tinggi. Mengendarai sepeda motor Vixion, ia membentak warga dan memaksa rekaman dihapus.
“Dari mana? Pantas atau tidak mengambil gambar di areal markas. Hapus! Hapus!!,” tegas oknum tersebut, lalu mendatangi warga lain untuk meminta hal yang sama.
Sekitar 30 menit kemudian, mobil pemadam kebakaran milik TNI tiba di lokasi untuk memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan, sumber api belum diketahui secara pasti. Ada warga yang menduga kebakaran melanda ban kapal di area doking, namun belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang. [FSM-R2]









