Sorong, TP — Anggota DPR Kota Sorong, Ricky Taneri, menanggapi sorotan terkait aksi gebrak meja dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal tunjangan 14 anggota TKBM Klayum Sorong yang telah meninggal dunia. Melalui pesan singkat pada Selasa (1/9/2026),
Ia tidak menanggapi rincian dinamika rapat, melainkan menyatakan: “Silakan Pak dinaikkan… semua baik. Sehat-sehat selalu buat Bapak Ray. Tuhan berkati selalu.” ucap Ricky dalam pesan singkatnya.
Sebelumnya, Ketua Koperasi TKBM Klayum Sorong, Yoppi Raunsay, menilai jalannya RDP tidak mencerminkan profesionalisme lembaga legislatif. Ia menyoroti aksi gebrak meja yang disebut dilakukan Ricky Taneri saat forum berlangsung, dan berencana melaporkannya ke Dewan Kehormatan DPR Kota Sorong untuk penilaian berdasarkan kode etik dan tata tertib.
Yoppi menegaskan langkah itu bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan agar mekanisme etik di lembaga berjalan dan menjadi bahan evaluasi. Sementara itu, substansi tuntutan tunjangan bagi 14 almarhum anggota TKBM Klayum Sorong hingga kini belum menghasilkan kesepakatan, dan RDP berakhir deadlock. [CR30-R2]










