Manokwari, TP – Siswa-siswi SMA, MA dan SMK Kabupaten Manokwari dinobatkan sebagai juara umum pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Papua Barat 2026 usai meraih juara 1 dari 12 cabang yang lombakan.
Pengumuman Juara Umum tersebut berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Nomor: 400.3.6.97 SK Tahun 2026 tentang Penetapan pemenang FLS3N SMA, MA dan SMK Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 tertanggal 4 September 2026.
Dari 12 cabang lomba tersebut, peserta FLS3N dari Kabupaten Manokwari meraih juara I pada 7 cabang lomba diantaranya, Lomba Nyanyian Solo Putri, Lomba Cipta Puisi, lomba Monolog, lomba Flim Pendek, Lomba Jurnalistik, Lomba Baca Puisi, Lomba Kreativitas Musik Tradisional.
Kemudian, Kabupaten Fakfak dengan meraih juara I pada 3 cabang lomba yakni, Lomba Tari Kreasi, Lomba Gitar Solo, dan lomba Nyanyian Solo Putra. Disusulan Kabupaten Kaimana raih juara I pada Lomba Cipta Lagu dan Teluk Bintuni dengan meraih juara I pada lomba Menulis Cerita Pendek.
Siswa-siswi yang meraih juara I pada cabang lomba tersebut akan mewakili Provinsi Papua Barat pada ajang FLS3N tingkat Nasional 2026 mendatang.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Papua Barat, Sudjanti Kamat mengatakan, FLS3N bukan sekedar ajang lomba untuk menentukan siapa yang menjadi juara, lebih dari itu FLS3N merupakan ruang bagi siswa-siswi untuk mengekspresikan kreatifitas, minat dan bakat, membangun karakter serta menumbuhkan rasa percaya diri.
Menurut Kamat, lewat seni dan sastra siswa-siswi belajar bahwa keberagaman adalah kekuatan. Sebab, Papua Barat memiliki keberagaman budaya, tradisi, bahasa, seni dan kearifan lokal yang luar biasa.
“Kekayaan ini harus terus kita jaga, kita kembangkan dan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” kata Kamat seraya berharap, FLS3N tingkat Papua Barat tahun ini tidak hanya melahirkan para juara tetapi juga lahirkan generasi muda Papua Barat yang kreatif, berkarakter, berbudaya, berprestasi dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kalian yang hadir disini adalah anak-anak terbaik yang melalui tahapan seleksi dan pembinaan ditingkat kabupaten. Kalian telah menunjukan keberanian untuk berkarya dengan percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas serta kejujuran,” tandasnya. [FSM-R2]










