Manokwari, TP – Bak sampah dalam kondisi bolong, ternyata masih dipakai untuk mengangkut sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS) ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.
Kondisi ini terlihat pada salah satu bak sampah yang ada di Sowi Gunung (Sogun), Kabupaten Manokwari, Selasa, 15 September 2026.
Menurut Kepada Bidang (Kabid) Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Manokwari, Jhon Fonataba, itu terjadi karena kurangnya perawatan dan adanya unsur kesengajaan.
“Memang perawatannya kurang. Ada juga yang sengaja buang puntung rokok dan terbakar, sehingga bikin cepat rusak bak,” ungkap Fonataba kepada para wartawan di kantornya, belum lama ini.
Dijelaskan Fonataba, akibat kerusakan tersebut, bak sampah yang beroperasi semakin berkurang dari 84 unit bak sampah berkurang menjadi sekitar 40-an unit bak sampah.
“Usulan pengadaan bak sampah sudah sejak 2019 diajukan, tetapi karena ada kebutuhan di OPD lain, maka tertunda,” ungkap Fonataba.
Ia mengatakan, pada tahun ini, Bupati Manokwari, Hermus Indou sudah menyetujui anggaran untuk pengadaan 10 unit bak sampah, ditambah hibah 8 unit bak sampah tahun ini dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.
“Pak Bupati juga sudah sounding ke pabrik semen Maruni, rencana mau bantu 15 unit. Jadi unit bak sampah tahun ini bertambah,” kata Fonataba.
Dikatakannya, pengelolaan sampah dari tempat pembuangan sementara ke tempat pembuangan akhir sekarang didukung 22 truk dari 24 truk sampah yang ada. [SDR-R1]










