Manokwari, TP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari membuka akses jalan baru yang menghubungkan Kampung Ambon dengan Sarinah dan Ayam Bori. Pembukaan alternatif jalan baru tersebut mulai dikerjakan setelah di-launching, Bupati Manokwari Hermus Indou bersama Wakil Bupati, Mugiyono. Sabtu (26/9/2026).
Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan pembangunan tetap dilaksanakan meski pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi nasional. Anggaran Kabupaten Manokwari disebut mengalami pengurangan lebih dari Rp200 miliar.
“Efisien tidak menghentikan pemerintah daerah menjalankan pembangunan. Sejumlah OPD, terutama Dinas PUPR, tetap diarahkan melaksanakan pembangunan infrastruktur sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” kata Hermus.
Dijelaskannya, pembangunan ruas Kampung Ambon-Sarina, merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Kawasan Kampung Ambon, Sarinah, Borasi dan sekitarnya merupakan wilayah yang masih membutuhkan perhatian pembangunan,”; jelasnya.
Ia berharap, pembangunan jalan ini dapat memperpendek akses masyarakat menuju Sarinah dan Ayam Bori sekaligus memperkuat konektivitas kawasan Kampung Ambon dan sekitarnya, serta membuka akses ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati ManokwariMugiyono mengatakan pembangunan jalan tersebut akan memudahkan akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Kampung Ambon, Sarinah dan Ayam Bori. Pembangunan dilakukan secara bertahap. Setelah pembukaan dan pemadatan jalan, peningkatan kualitas hingga pengaspalan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Dengan adanya jalan ini, masyarakat tidak perlu lagi memutar melalui kawasan Kodim untuk menuju Sarinah maupun Ayam Bori. Akses yang lebih dekat diharapkan dapat memperlancar distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manokwari Albertus mengatakan pekerjaan tersebut dilaksanakan berdasarkan DPA Dinas PUPR dan Perhubungan Tahun Anggaran 2026 serta dokumen kontrak pekerjaan.
“Ruas jalan yang dibangun lebar 12 meter, termasuk badan jalan dan saluran. Sementara lebar badan jalan yang akan dihampar dan dipadatkan menggunakan material agregat mencapai sekitar tujuh meter,” lapor Alberthus tanpa merincikan panjangnya. [SDR-R2]










