Bintuni, TP — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Teluk Bintuni bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Teluk Bintuni menyusun langkah pencegahan menyusul tingginya angka kecelakaan lalu lintas dalam beberapa pekan terakhir di Kota Bintuni.
Plt. Kepala Dishub Teluk Bintuni, Jandri Salakory, S.E., M.M., menyampaikan hal ini kepada wartawan, Kamis (1/10/2026). Pertemuan kedua instansi ini menjadi langkah awal mencari solusi menyeluruh.
Langkah konkret yang disiapkan adalah, pemetaan titik rawan dengan identifikasi lokasi black spot terutama di jalan protokol, menilai faktor penyebab mulai dari kondisi fisik jalan, kelengkapan rambu, hingga perilaku pengendara.
Meningkatkan sosialisasi Keselamatan ke sekolah yang menyasar pelajar SMP, SMA, dan SMK, mengingat banyak kecelakaan melibatkan pengendara muda, kemudian pembinaan pengemudi Kendaraan besar, khusus pengangkut barang dan material dengan menegakkan kepatuhan muatan dan keselamatan, serta penataan rambu dan marka Jalan dengan mmperbarui dan melengkapi instrumen keselamatan di sepanjang ruas jalan.
“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan kepolisian, melainkan kesadaran setiap pengguna jalan. Jika tidak disadari, membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Jandri.
Hasil identifikasi titik rawan akan menjadi dasar perbaikan infrastruktur dan peningkatan pengawasan guna menekan angka kecelakaan serta menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di seluruh wilayah Teluk Bintuni. [CR25-R2]










