Wabup Mugiyono Tekankan SOP
Manokwari , TP – Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru untuk wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) dibuka di Kabupaten Manokwari, yakni SPPG Pami di Distrik Manokwari Utara dan SPPG Mansinam di Distrik Manokwari Timur.
Kehadiran dua SPPG itu untuk memperluas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut sebagai wilayah yang diprioritaskan karena memiliki tingkat stunting tinggi hingga sangat tinggi. SPPG Pami melayani 706 penerima manfaat. Penerima manfaat tersebut terdiri dari pelajar dan kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengatakan kehadiran SPPG 3T tersebut memperluas jangkauan pelayanan MBG kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah 3T. Kabupaten Manokwari sebelumnya menjadi daerah dengan jumlah SPPG terbanyak di Papua Barat dan manfaat program telah dirasakan, terutama oleh para siswa.
“Hari ini dengan diresmikan SPPG ini meluaskan pelayanan lagi karena daerah 3T. Atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Bapak Presiden Prabowo yang telah membuat program makan bergizi gratis melalui Badan Gizi Nasional dengan berbagai macam dinamika,” kata Mugiyono dalam kegiatan peresmian SPPG Pami, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Jumat (2/10/2026)
Ketua Satgas MBG Manokwari ini mengatakan penerapan standar operasional prosedur (SOP) menjadi bagian penting dalam pengelolaan SPPG. Penerapan SOP secara baik dapat mencegah terjadinya persoalan dalam pelayanan kepada penerima manfaat.
“Pemkab Manokwari akan memperkuat koordinasi dengan BGN Papua Barat untuk memastikan pelaksanaan program tetap berjalan sesuai ketentuan. Untuk SOP kalau dijalankan, tidak akan terjadi masalah, karena SOP-nya sendiri sangat ketat, seperti yang disampaikan kepada BGN pusat,” jelasnya.
Mugiyono menambahkan masih terdapat sejumlah titik di wilayah 3T yang belum dapat dibangun SPPG meskipun masyarakat berharap memperoleh layanan MBG. Masyarakat diminta bersabar karena BGN masih memproses perluasan layanan hingga wilayah yang belum terjangkau dapat menerima program tersebut.
“Kami berharap kehadiran SPPG Pami dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar Distrik Manokwari Utara, sekaligus mendukung perluasan layanan MBG bagi penerima manfaat di wilayah tersebut,” pungkasnya. [SDR-R2]










