Manokwari, TP – Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat diinstruksikan untuk segera merealisasi program pembangunan, baik kegiatan fisik maupun nonfisik menyusul penyerapan APBD Papua Barat Tahun Anggaran 2026 masih jauh dari target yang ditetapkan.
Hal ini ditegaskan, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dalam sambutannya usai ibadah awal tahun di lingkup Pemprov Papua Barat di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (5/10/2026).
Dikatakan Mandacan, mengingat penyerapan APBD Papua Barat yang belum maksimal, maka sejumlah kegiatan, baik pada Pengadaan Barang dan Jasa, tetapi juga kegiatan fisik lainnya dapat segera ditindaklanjuti.
Meskipun OPD didesak agar program kerja segera direalisasikan. Namun, dirintnya berpesan, pencairan anggaran harus disesuaikan juga dengan progress kerja di lapangan.
“Jangan sampai fisiknya di lapangan 50 persen. Tapi, pencairan anggarannya 100 persen. Jadi realisasi anggaran harus sesuai progres di lapangan, anggarannya tidak akan hilang,” singkat Mandacan.
Untuk itu, lanjut Mandacan, pimpinan OPD dapat menerjemahkan dan menjabarkan tugas, pokok dan fungsi dengan baik ke setiap bidang-bidang yang ada, agar penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan dapat berjalan sesuai jadwal dan tahapan yang disepakati.
Sehingga, sambung Mandacan, pada akhir tahun, presentasi penyerapan anggaran dan program dapat berjalan maksimal sesuak target yang ditetapkan.
“APBD kota ini berkaitan juga dengan perputaran ekonomi di daerah tetapi juga terhadap masyarakat Papua Barat,” tandas [FSM-R2]










