Manokwari, TP – Prof. Charlie D. Heatubun resmi dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua Barat oleh Gubernur Papua Barat di lantai III Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (6/10/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta pimpinan Bappeda yang baru untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mengawal program prioritas Papua Barat Sehat, Cerdas, dan Produktif.
Dikatakan Mandacan, Bappeda memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pembangunan daerah. Karena itu, Bappeda harus menjadi bagian utama dari sebuah perencanaan pembangunan daerah, tempat berbagai data, informasi.
Tetapi juga, tempat aspirasi masyarakat, potensi daerah dan permasalahan pembangunan yang dianalisis untuk kemudian dirumuskan menjadi arah kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.
Disamping itu, Bappeda memiliki tugas untuk membantu gubernur dalam perencanaan pembangunan daerah, termasuk penyusunan, perencanaan, koordinasi, pengendalian, monitoring dan evaluasi pembangunan.
“Kualitas pembangunan Papua Barat sangat dipengaruhi oleh kualitas perencanaan. Karena perencanaan yang baik harus dimulai dari data yang benar untuk menghasilkan analisis yang tepat, guna hadirkan kebijakan melalui program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mandacan dalam sambutannya.
Diungkapkan Mandacan, Papua Barat mempunyai tantangan pembangunan yang kompleks, maka membutuhkan perencanaan yang adaptif, inovatif, kolaboratif dan berorientasi pada hasil.
“Bappeda harus mampu menjadi ruang bersama bagi pemerintah, DPRPB, MRPB, Pemkab, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, tokoh adat, agama, perempuan dan tokoh pemuda untuk berkonstribuai dalam pembangunan daerah, karena pembangunan adalah tanggungjawab kita bersama,” pinta Mandacan.
Ukuran keberhasilan pembangunan, kata Mandacan, bukan dinilai dari banyak program yang dibuat, bukan seberapa besar anggaran yang dibelanjakan dan bukan hanya berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan.
Namun, ukuran keberhasilan pembangunan adalah seberapa besar perubahan positif yang dirasakan masyarakat. Sehingga dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya akn terus mendorong untuk pencapaian keberhasilan tiga program yakni, Program Papua Barat, Sehat, Papua Barat Cerdas dan Papua Barat Produktif. Saya percaya pejabat yang baru dilantik memiliki kemampuan, pengalaman, dan intergritas menjalankan amanah yang diberikan,” tandas Mandacan. [FSM-R2]










