Sorong, TP — Persaingan jabatan pimpinan tinggi di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berlangsung ketat. Sebanyak 189 ASN mendaftar untuk memperebutkan 14 posisi Eselon II yang dibuka secara transparan, termasuk kursi strategis Sekretaris Daerah. Seleksi kini memasuki tahap asesmen untuk memastikan lahirnya pemimpin yang kompeten dan berintegritas.
Kepala BPSDM Papua Barat Daya, Efraim Kambu, S.H., M.Si., mengatakan proses seleksi ini merupakan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel berbasis sistem merit, sekaligus mempercepat penataan struktur birokrasi di Daerah Otonomi Baru ini. Dengan adanya pimpinan definitif di Organisasi Perangkat Daerah, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin efektif dan pelayanan publik semakin optimal.
“Seleksi ini momentum krusial untuk menghadirkan figur pemimpin yang mumpuni. Pengisian jabatan ini ditujukan untuk mengisi sejumlah OPD yang selama ini belum memiliki pejabat definitif. Dengan hadirnya pimpinan yang definitif dan transparan, kita ingin memastikan koordinasi antarlini birokrasi dapat berjalan semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Efraim, Senin (18/10).
Setelah lolos verifikasi administrasi, seluruh peserta kini mengikuti tahap asesmen dan uji kompetensi yang diawasi tim panitia seleksi independen. Kemampuan manajerial, sosio-kultural, serta kapasitas teknis para calon akan diuji secara ketat.
Pemprov Papua Barat Daya menargetkan proses ini melahirkan pejabat pimpinan tinggi yang membawa inovasi dan mempercepat akselerasi pembangunan di wilayah ini. [CR30-R2]










