Ransiki, TP — Wadansatgas TMMD ke-130, Kapten Inf Hendro, menyosialisasikan penerimaan Bintara dan Tamtama TNI Angkatan Darat kepada pemuda-pemudi Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan,Selasa (21/10).
Ia menegaskan bahwa kesempatan mengabdi kepada negara terbuka lebar bagi siapa saja yang memenuhi syarat,termasuk putra-putri dari Kampung Yamboi dan daerah pedalaman Papua.
” Pelaksanaan TMMD ke-130 kali ini tidak hanya membangun fisik di desa, kami juga membuka jalan bagi masa depan generasi muda untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat,” terang Hendro.
Di tengah pemuda-pemudi Kampung Yamboi, Hendro memberikan penjelasan lengkap mengenai syarat, tahapan, dan peluang menjadi prajurit TNI Angkatan Darat.
“Jangan pernah takut bermimpi dan jangan merasa terbatas karena tinggal di daerah pedalaman. Selama memiliki kemauan, disiplin, serta memenuhi persyaratan, kesempatan itu terbuka bagi siapa saja,” ujar Kapten Inf Hendro menyemangati para peserta.
Ia juga mengingatkan bahwa proses seleksi berlangsung transparan dan tidak dipungut biaya. Para pemuda diimbau mempersiapkan diri sejak dini menjaga kesehatan, melatih fisik, mental, serta melengkapi berkas administrasi sesuai ketentuan.
Dandim 1808/Mansel selaku Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menegaskan bahwa TMMD sejatinya membangun dua hal sekaligus: infrastruktur dan sumber daya manusia.
“Kami ingin menghadirkan manfaat yang menyeluruh bagi masyarakat. Bukan hanya membangun jalan, jembatan, rumah, dan fasilitas umum, tetapi juga membangun semangat, karakter, serta membuka wawasan generasi muda Papua agar memiliki masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Diharapkan melalui sosialisasi ini, semakin banyak putra-putri asli Papua, khususnya dari Manokwari Selatan, yang termotivasi mempersiapkan diri dan berani mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI AD. TNI hadir bukan hanya membangun desa, tetapi juga membuka jalan cita-cita generasi muda menuju masa depan yang lebih cerah. [BOM-R2]










