Sorong, TP — Kebanggaan datang dari tanah Papua Barat Daya. Julisa Palaribato Pulung, atau yang dikenal sebagai Juli Swan, berhasil lolos memperkuat Timnas Esports Indonesia nomor Clash Royale Women’s di ajang Global Esports Games 2026 di Los Angeles, Amerika Serikat, Desember mendatang.
Perjuangannya dimulai dengan kemenangan meyakinkan 2–0 atas wakil Thailand di babak kualifikasi, membuktikan bahwa talenta muda dari Sorong mampu bersaing di panggung internasional.
Nama Julisa Palaribato Pulung kini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Sorong dan Papua Barat Daya. Atlet muda ini terpilih menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang akan berlaga di Global Esports Games 2026 di Los Angeles, Amerika Serikat, yang akan dibuka pada 4 Desember 2026.
Perjalanan menuju panggung dunia tidak mudah. Julisa harus menembus babak kualifikasi terlebih dahulu, dan ia melakukannya dengan penampilan gemilang setelah mengalahkan wakil Thailand dengan skor 2–0, memastikan tiket ke putaran utama sekaligus membuktikan bahwa anak-anak Papua memiliki kemampuan yang setara bahkan di tingkat internasional.
Menjelang keberangkatannya mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang dimulai akhir Oktober hingga 1 Desember 2026, Julisa menyampaikan rasa bangganya sekaligus memohon doa dan dukungan masyarakat Papua Barat Daya.
“Saya bangga dan optimis bisa memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia, khususnya Papua Barat Daya. Mohon doa dari semuanya agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan hasil terbaik nanti,” ujarnya.
Baginya, mengenakan seragam Merah Putih adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. “Saya ingin membuktikan bahwa anak-anak Papua mampu berprestasi di panggung dunia,” tambah Julisa yang dijadwalkan bertolak ke Jakarta Minggu (25/10) bersama pelatihnya, Arpin Palari.
Sebelum berangkat, Julisa menerima pembekalan langsung dari Ketua Umum Esports Indonesia Provinsi Papua Barat Daya, Brigjen TNI Mar. Hernawan Hadi Wijaya, di Kota Sorong, Sabtu (24/10).
Hernawan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian tersebut. “Ini bukti nyata bahwa Papua Barat Daya memiliki potensi besar melahirkan atlet berprestasi tingkat nasional hingga internasional. Tetap jaga kedisiplinan, sportivitas, dan mental selama berlatih maupun bertanding,” pesannya.
Pengprov ESI Papua Barat Daya berkomitmen terus mendukung dan berkoordinasi dengan Pengurus Besar ESI guna memastikan kesiapan Julisa menghadapi kompetisi dunia.
Dari Sorong menuju Los Angeles , perjalanan Julisa bukan sekadar mewakili Indonesia, tetapi juga membawa harapan seluruh generasi muda Papua: bahwa dengan kerja keras dan bakat, impian setinggi apa pun dapat diwujudkan. Semangat, Juli Swan! Kami semua mendukungmu .[MPS-R2]










