Sorong, TP — Kepala Distrik Sorong Manoi, Fredi Urbasa, SE, mengapresiasi kerja keras 42 tim dan panitia yang menyukseskan Turnamen Gawang Mini Piala Distrik Sorong Manoi Tahun 2026 selama dua minggu. Menurutnya, turnamen tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga wadah bagi pemuda untuk mengembangkan sportivitas dan mempererat hubungan antarkelurahan.
Fredi mengatakan, pelaksanaan turnamen yang berlangsung aman dan lancar tidak terlepas dari kerja maksimal panitia yang melibatkan pemuda setempat. Meski selama pertandingan terdapat berbagai dinamika, hal itu dapat dikelola secara positif sehingga tetap menunjukkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan persatuan antarpemuda.
Ia menilai, keterlibatan pemuda dalam kepanitiaan memiliki arti penting karena mereka tidak hanya bekerja menyukseskan pertandingan, tetapi juga berperan mengarahkan, membangun komunikasi, serta memberikan masukan positif kepada generasi muda. Hal ini sekaligus menjadi pembelajaran dalam berorganisasi, menyelesaikan persoalan secara dewasa, dan menghargai perbedaan.
Turnamen ini melibatkan masyarakat dari lima kelurahan di Distrik Sorong Manoi, yakni Kelurahan Klaligi, Klasabi, Malabutor, Malawei, dan Remu Selatan. Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Fredi mengajak generasi muda untuk menghidupkan nilai persatuan melalui tindakan nyata, menjaga kekompakan, serta menjauhi hal-hal yang dapat memicu perpecahan.
“Momentum Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa pemuda memiliki peran penting dalam membangun daerah dan bangsa. Karena itu, teruslah berkarya, jaga kekompakan, junjung tinggi sportivitas, dan jangan mudah terpecah belah oleh perbedaan,” pesannya. Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan pertandingan, melainkan bagaimana para pemain menghargai lawan dan menjaga persaudaraan.
Fredi berharap semangat positif yang terbangun selama dua minggu turnamen dapat terus dipertahankan, termasuk saat memasuki partai final yang dijadwalkan berlangsung besok. “Pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan sumber persoalan. Gunakan energi dan potensi yang dimiliki untuk kegiatan positif, menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mengambil bagian dalam pembangunan Distrik Sorong Manoi,” tegasnya. [CR30-R2]









