Manokwari, TP — Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., mengingatkan seluruh alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan yang tergabung dalam IKAPTK untuk tetap menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan.
” Meski jabatan dan tempat tugas berbeda, semangat pengabdian harus tetap satu, satu korps, satu jiwa, satu pengabdian” tegas Gubernur Mandacan saat menghadiri di Reuni Akbar IKAPTK se Tanah Papua sekaligus membuka Kongres IKAPTK Rabu (4/11/2026), di Aston Niu Hotel Manokwari.
Gubernur menekankan bahwa reuni bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat komitmen bersama. Berangkat dari tema yang diusung dalam Kongres IKAPTK kali ini. Gubernur menyampaikan tiga hal penting yakni, Pertama, IKAPTK harus menjadi rumah besar tanpa sekat angkatan maupun jabatan.
Kedua, solidaritas harus diisi dengan kepentingan bersama dan menjadikan organisasi mitra strategis pemerintah daerah. Ketiga, setiap alumni wajib mengukuhkan pengabdian melalui loyalitas, integritas, disiplin, dan profesionalisme.
“Jabatan boleh berbeda dan tempat tugas boleh berjauhan, tetapi semangat pengabdian harus tetap satu, sebagaimana motto kita, satu korps, satu jiwa, satu pengabdian,” ujar Dominggus.
Gubernur juga berpesan agar Kongres IKAPTK berjalan demokratis dan menghasilkan kepemimpinan yang tepat. “Pilihlah pemimpin yang berkapasitas, berintegritas, dan mampu merangkul semua alumni,” pesannya.
Kepada para alumni, khususnya generasi muda, Gubernur berbagi perjalanan kariernya yang dimulai sebagai camat, Bupati Manokwari dua periode, hingga kini Gubernur Papua Barat dua periode. “Saya memulai dari bawah. Percayalah, Tuhan punya rencana yang indah bagi setiap kita, jadi jangan berkecil hati,” katanya.
Ia mengingatka, keberhasilan seorang alumni tidak diukur dari seberapa tinggi jabatan yang diraih, melainkan dari kontribusi, keteladanan, serta manfaat yang dirasakan masyarakat. “Dari almamater kita dipersatukan, dalam pengabdian kita dipertemukan, dan untuk Papua Barat kita berkarya,” tutupnya.[FSM-R2]









