Manokwari, TP — Menjelang kunjungan sekitar 2.000 peserta Konferensi Sinode XII KINGMI ke Pulau Mansinam pada 24 November 2026. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar kerja bakti massal di situs bersejarah tersebut.
Gubernur Dominggus Mandacan memimpin langsung kegiatan yang melibatkan ratusan ASN dan masyarakat, sekaligus memastikan persiapan tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga membawa manfaat ekonomi nyata bagi warga setempat.
Peserta Konferensi Sinode XII (Kongsin XII) Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, yang dijadwalkan tiba di Pulau Mansinam pada 24 November 2026, setelah rangkaian sidang kerja berlangsung di Kairos Swapen dan LPMP Amban, Universitas Papua, 18–23 November mendatang.
“Kita harus mempersiapkan Pulau Mansinam dengan baik. Seluruh ASN dan pimpinan OPD bersama masyarakat harus terlibat menjaga kebersihan dan menata lingkungan agar ketika peserta Kongsin XII datang berkunjung, mereka dapat melihat Mansinam dalam keadaan bersih dan nyaman,” ujar Dominggus saat memimpin kegiatan.
Pembagian wilayah kerja telah disusun agar pembersihan berjalan merata, dengan dukungan bahan bakar yang disiapkan pemerintah untuk warga yang terlibat. Kegiatan ini juga akan dilanjutkan di wilayah Kota Manokwari berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari dan panitia konferensi.
Yang membuat kegiatan ini istimewa, Gubernur Dominggus menegaskan kerja bakti bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mendorong perekonomian masyarakat setempat. Penyeberangan menggunakan perahu rakyat, pembelian kelapa muda, pinang, dan hasil jualan warga menjadi bagian dari strategi dukungan ekonomi tersebut.
“Jangan hanya datang kerja bakti, tetapi kita juga harus membantu menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita menggunakan perahu masyarakat untuk menyeberang, sehingga pemilik perahu mendapatkan penghasilan. Pedagang yang menjual kelapa muda, pinang, dan hasil jualan lainnya juga harus mendapat manfaat,” tegasnya.
Diharapkan, setidaknya 500 peserta kerja bakti dapat berbelanja produk lokal warga. Selain itu, area pembukaan Kongsin XII di Kairos Swapen nanti akan dimanfaatkan sebagai lokasi pameran produk UMKM, membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Melalui persiapan ini, Pemprov Papua Barat berharap Pulau Mansinam tidak hanya tampil bersih dan tertata saat disambangi para peserta dari enam provinsi se-Tanah Papua, tetapi kehadiran ribuan tamu juga benar-benar membawa berkah dan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.[FSM-R2]










